1.465 Ekor Sapi Disuntik IB

  • Whatsapp
Kabid Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Alma' Arif

Medialampung.co.id – Sebanyak 1.465 ekor sapi di Kabupaten Lambar telah dilakukan inseminasi buatan (IB) pada tahun 2019. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menggenjot reproduksi sapi dalam negeri.

Kabid Peternakan Alma’arif mendampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si., mengungkapkan, dalam rangka mendukung swasembada daging dan meningkatkan populasi ternak sapi, tahun lalu Disbunnak mengadakan program upaya khusus sapi/kerbau indukan wajib bunting (Upsus Siwab) melalui kegiatan inseminasi buatan (IB).

Bacaan Lainnya



“Realisasi IB tahun 2019 sebanyak 1.465 ekor sapi sedangkan realisasi kelahiran sebanyak 728 ekor. Kita berharap tahun ini jumlahnya bertambah,” ujar Al Ma’arif.

Dipaparkannya, realisasi IB sebanyak 1.465 ekor tersebut rinciannya di bulan Januari 98 ekor, Februari 140 ekor, Maret 97 ekor, April 101 ekor, Mei 130 ekor, Juni 84 ekor, Juli 143 ekor, Agustus 175 ekor, September 155 ekor, Oktober 112 ekor, November 132 ekor dan Desember sebanyak 98 ekor. Dengan adanya kegiatan IB diharapkan produksi ternak di Kabupaten Lambar mengalami peningkatan. “Selain meningkatkan produksi, juga kedepan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan warga,” imbuhnya

Melalui sistem inseminasi buatan atau kawin suntik, lanjut Alma Arif, selain untuk meningkatkan produksi sapi juga bisa sebagai alat untuk peningkatan mutu genetik ternak. Pelaksanaan teknologi IB memberikan banyak keuntungan bagi industri peternakan, selain memperbaiki kualitas genetik dan mencegah terjadinya in breeding, juga dapat mengurangi penularan penyakit reproduksi.

“Dengan adanya berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi IB, saat ini IB menjadi ujung tombak untuk keberhasilan Upaya Khusus Sapi/Kerbau Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) yang merupakan fokus kegiatan pemerintah pusat,” tandasnya. (lus/mlo)



Pos terkait