10 dari 12 Kasus Baru Covid-19 Hasil Tracing, Dua Pasien MD Warga Bandarlampung dan Metro

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru Bicara Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, dr. Reihana menyampaikan terkait dengan penambahan 12 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Terdiri dari Kabupaten Tanggamus, Kota Bandarlampung, Kota Metro masing-masing satu kasus, Kemudian Kabupaten Mesuji dua kasus, Kabupaten Lampung tengah dua kasus dan Lampung Timur lima kasus.

Bacaan Lainnya



“Dari 12 kasus konfirmasi hasil tracing 10 orang dan kasus baru dua orang. Yang menjalani isolasi mandiri empat orang, sedang dirawat enam kasus dan meninggal dunia dua orang,” kata Reihana, saat menyampaikan laporan update Covid-19, Rabu (16/9)

Rinciannya, pasien nomor 655 dan 656 dari Lampung tengah merupakan hasil tracing dari pasien 536 saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit umum daerah Lampung Tengah.

Pasien 657 dan 658 dari Lampung Timur merupakan hasil tracing dari pasien 540,saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit pemerintah di Lampung Timur.

Selanjutnya, 659 dan 660 dari Kabupaten Lampung Timur merupakan hasil tracing dari pasien 543 saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit rujukan di Lampung timur.

Kemudian, Pasien 661 perempuan 48 tahun juga dari Lampung Timur merupakan hasil tracing dari pasien 547 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Pasien nomor 662 perempuan 31 tahun dari Mesuji merupakan kan hasil tracing dari pasien nomor 492 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 663 laki-laki 38 tahun juga dari dari mesuji merupakan hasil tracing dari pasien 638 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Pasien nomor 664 laki-laki 61 tahun dari Bandarlampung yang merupakan kasus baru punya riwayat melakukan perjalanan ke Palembang dan pasien ini waktu masuk statusnya adalah probable dan saat ini sudah meninggal dunia. Hasil swab adalah positif meninggal adalah pada tanggal (13/9) pukul 19: 30 WIB. terkonfirmasi Positif itu adalah tanggal 15 September pemulasaran jenazah dilakukan dengan protokol Covid-19,” tambah Reihana.

Lanjutnya, pasien 665 laki-laki 51 tahun dari Kota Metro ini juga merupakan kasus baru sejak sebulan lalu terserang stroke dirawat di rumah tanggal tujuh sampai 12 September dijenguk oleh anaknya dari Jakarta.

Pada tanggal 14 September mengalami penurunan kondisi sehingga dirawat di rumah sakit dan pada tanggal 15 September dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.30 WIB . Pemulasaran jenazah dilakukan dengan tata laksana Covid-19.

Kemudian pasien 666 laki-laki umur 40 tahun domisili di Kabupaten Tanggamus dan merupakan kontak tracing dari pasien 490 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Selesai isolasi ada penambahan 10 orang yaitu dari Lampung tengah lima orang Tulangbawang Barat tiga orang dan Bandarlampung dua orang.

“Kasus meninggal dunia bertambah dua yaitu satu kasus dari Kota Bandarlampung pasien nomor 664 dan dari satu dari Kota Metro yaitu pasien 666,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait