12 KPM di Pajaragung Terima BLT-DD Periode Agustus 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Upaya pemerintah untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat khususnya yang terdampak Covid-19 terus dilakukan. Salah satunya dengan merealisasikan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) gelombang kedua sebesar Rp300 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM).

Di Kecamatan Belalau, Jumat (21/8) satu pekon yaitu Pekon Pajaragung menyalurkan BLT-DD gelombang kedua untuk periode Agustus dan menjadi satu-satunya pekon yang telah merealisasikan BLT-DD untuk periode tersebut.

Bacaan Lainnya



Sekcam Belalau Romuzi, S.I.P, mengatakan, penyaluran BLT-DD gelombang kedua untuk bulan Agustus sebesar Rp 300 ribu/KPM ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri  Keuangan No.50/2020, perubahan Peraturan Menteri  Keuangan No.40/2020 dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Desa-PDTT No.7/2020 tentang prioritas dana desa terkait penyaluran BLT-DD. 

“Jumlah penerima bantuan atau KPM di masing-masing pekon pada gelombang kedua ini tentunya beragam, ada yang jumlah penerimanya tetap ada juga yang berkurang dan itu diputuskan berdasarkan hasil musyawarah desa khusus,” jelasnya.

Dengan tersalurnya bantuan itu, pihaknya kembali berpesan kepada masyarakat agar dapat dipergunakan sebagai penambahan gizi dan untuk pemenuhan bahan pokok pangan.

“Pergunakan sesuai kebutuhan terutama kebutuhan pokok seperti beras. Selain itu, untuk masyarakat kami berharap agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, menjaga pola hidup bersih dan sehat, dan selalu gunakan masker jika berada di luar rumah,” pintanya.

Sementara, Pj. Peratin Pajaragung Sapit Alpian mengatakan, penyaluran BLT-DD tahap pertama pada gelombang kedua ini khususnya di pekon setempat disalurkan ke 12 KPM.

“Dalam  realisasi penyaluran ini kami menggandeng berbagai pihak mulai dari pendataan, pemanfaat hingga proses penyalurannya,” terangnya.

Disamping itu, lanjutnya, dalam proses penyaluran juga pihaknya tetap menjaga ketertiban dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Di situasi pandemi ini kuncinya hanya disiplin karena dengan mematuhi protokol kesehatan maka kita dapat terhindar dari wabah ini. Terkait penyaluran BLT-DD tahap selanjutnya, kita masih menunggu dan melihat kondisi pencairan anggaran dana desa selanjutnya,” pungkas dia. (edi/mlo)



Pos terkait