144 Pengunjung Pasar Sebelat Dicek

  • Whatsapp
foto lusi/mlo

Medialampung.co.id –  Cegah dan tangkal (Cekal) virus corona (Covid-19) sebanyak 144 orang pengunjung Pasar Sebelat,Pekon Tanjungraya Kecamatan Sukau Kabupaten Lambar, Kamis (23/4) dicek suhu tubuhnya sekaligus dibagikan masker oleh Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Kabupaten Lampung Barat dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKB) Cabang Lampung  Barat. 

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka partisipasi kedua organisasi tersebut membantu pencegahan Covid-19,” kata Wakil Ketua Koalisi Kependudukan  Indonesia (KKI) Kabupaten Lambar Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua KKI Drs. Tono Suparman, Kamis (23/4).

Bacaan Lainnya



Menurut Sandarsyah, tema kegiatan yang dilakukan dua organisasi tersebut adalah “Semakin Banyak Yang Mencegah, Semakin Banyak Yang Terlindungi. Dengan Hastag : #dilambangawoh*dilaga; lebihsehat&aman*lesehan; #mohonmaaflahirbatin*momalaba. Kegiatannya berupa pengecekan suhu tubuh dan pembagian masker. Pengecekan suhu tubuh ini menggunakan alat Termometer tembak atau Gun Thermometer. 

“Dari 144 orang pengunjung pasar yang secara sukarela mau di cek suhu tubuhnya kesemuanya dalam kondisi tubuhnya normal. Setelah pengecekan kami berikan yang bersangkutan masing-masing sebuah masker,” ucapnya.

Pengecekan suhu tubuh pribadi sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh. Pada suhu tubuh seseorang  normal berarti menunjukkan pada kondisi yang sehat. Sedangkan pada suhu yang tidak normal yaitu suhu tubuh diatas 38 C menunjukkan seseorang yang dalam kondisi yang tidak sehat. Jika kami temukan kondisi yang demikian,  tentu yang bersangkutan kami sarankan untuk memeriksakan diri kepada petugas kesehatan. 

“Masker sangat bermanfaat untuk mencegah seseorang agar tidak terjadi infeksi Covid-19. Pemakaian masker diwajibkan bagi masyarakat jika berada di luar rumah selama masa pandemi Corona 19 ini,” kata dia seraya menambahkan, penggunaan masker sangat perlu dilakukan mengingat penyebaran virus melalui tiga pintu masuk  yaitu hidung, mulut dan mata yang terbawa oleh jari manusia. 

Masker kain harus selalu diganti dan dicuci secara rutin, artinya masing-masing kita harus memiliki beberapa masker di rumah. Sedangkan pemakaian masker yang baik jika dipakai mulai dari hidung hingga menutup dagu. Meskipun masyarakat sudah menggunakan masker, tentu tetap melakukan jaga jarak (Social Distancing). Dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya di rumah saja.      

Pada sisi pencegahan yang lain adalah selalu mengkonsumsi makanan yang cukup, bergizi dan seimbang, cuci tangan pakai sabun dengan menggunakan air yang mengalir, dan istirahat yang cukup serta rutin berolahraga, serta  menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, tidak stress dan cemas, serta selalu berdo’a kepada yang maha kuasa. “Kami berharap dengan kegiatan pengecekan suhu tubuh dan pembagian masker yang dilakukan oleh kedua organisasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk melindungi diri dan keluarganya agar tidak terpapar Covid-19, “ harapnya. (lusi/mlo)



Pos terkait