16 Pekon di Lambar Belum Lunasi PBB-P2

  • Whatsapp
Kabid PBB BPKD Lambar Erwinsyah Husein, SH, M.H

Medialampung.co.id – Dari 136 pekon dan kelurahan di Kabupaten Lambar, hingga kemarin, Jumat (16/10) masih terdapat 16 pekon yang belum melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2020.

“Ke-16 pekon yang belum melunasi PBB-P2 ini tersebar di delapan kecamatan yaitu Kecamatan Lumbokseminung, Sumberjaya, Airhitam, Belalau, Sekincau, Batubrak, Suoh dan Bandarnegeri Suoh,” ungkap Kabid PBB Erwiensyah Husein, S.H, M.H mendampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P, Jumat (16/10)

Bacaan Lainnya



Ia menjelaskan, sebanyak 16 pekon yang belum melunasi PBB-P2 tersebut, rinciannya Pekon Lombokselatan Kecamatan Lumbokseminung, Pekon Sindangpagar Kecamatan Sumberjaya, Pekon Gunungterang Kecamatan Airhitam, Pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau.  Lalu Kecamatan Belalau meliputi Pekon Kenali, Pekon Kejadian dan Pekon Hujung, Kecamatan Batubrak terdiri dari Pekon Kegeringan dan Pekon Gunungsugih, Kecamatan Suoh meliputi Pekon Tuguratu, Pekon Sukamarga dan Pekon Sidorejo sedangkan Kecamatan Bandarnegeri Suoh yaitu Pekon Srimulyo, Pekon Bumi Hantatai, Pekon Tanjungsari dan Pekon Tembelang.

“Sejauh ini baru tujuh kecamatan  yang telah melunasi PBB yaitu  Kecamatan Batuketulis, Kecamatan Pagardewa, Kecamatan Sukau, Kecamatan Kebuntebu, Kecamatan Waytenong, Kecamatan Balikbukit dan Kecamatan Gedungsurian,” kata dia.

Lebih jauh Erwiensyah mengatakan, bagi kecamatan dan pekon yang belum melunasi PBB-P2 diharapkan untuk segera melunasinya, mengingat Pemkab Lambar telah memberikan toleransi perpanjangan jatuh tempo pelunasan hingga 31 Oktober mendatang.

“Awalnya untuk jatuh tempo pelunasan PBB-P2 paling lambat tanggal 30 September namun karena masih ada pekon yang belum melunasi sehingga waktunya diperpanjang hingga 31 Oktober mendatang. Hal ini sesuai dengan  Surat Keputusan Kepala BPKD Lambar nomor 900/137/IV.01/2020 tentang perpanjangan jatuh tempo pembayaran SPPT PBB-P2 tahun 2020 di Kabupaten Lambar,” tegasnya seraya menambahkan, pihaknya berharap sebelum tanggal 31 Oktober, seluruh pekon dan kecamatan tlah melunasi PBB-P2 100 persen.(lus/mlo)



Pos terkait