18 KPM Pekon Tribudi Makmur Terima BLT-DD Periode Maret 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – 18 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Pekon Tribudi Makmur, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kembali menerima bantuan untuk bulan ketiga (Maret) 2021.

Dalam pembagian yang dilakukan di halaman balai pekon (outdoor) tersebut dihadiri langsung Camat Ernawati, S.E., yang juga berkenan membagikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu/orang tersebut secara simbolis. 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Erna mengajak masyarakat khususnya para penerima bantuan untuk bersyukur dimana di tengah kondisi yang terjadi saat ini yakni pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pemerintah seperti halnya, pemerintah kabupaten dan pemerintah pekon memberikan perhatian sebagai bentuk kepedulian untuk membantu warga yang terdampak dari wabah tersebut. 

Erna juga berharap bantuan yang rencananya akan disalurkan satu tahun penuh tersebut, benar-benar dimanfaatkan sebagaimana mestinya yakni untuk kebutuhan pangan keluarga.

“Di situasi seperti ini kondisi ekonomi kita menjadi sektor kedua yang terguncang, karena itu dengan segala upaya kita bersama menjalankan agar kita bisa melewatinya dengan baik,” terang Erna. 

Sementara Peratin Andy Waryadi menyebutkan, bantuan yang disalurkan Kamis (22/7) merupakan pembagian ketiga. Dan diharapkannya untuk proses berikutnya tidak ada kendala sehingga penyaluran bisa kembali dilakukan. 

Andy juga berpesan kepada warga untuk terus mentaati protokol kesehatan (prokes) karena saat ini penyebaran Covid-19 semakin luas dengan varian baru yang disebut varian delta. 

“Selain kita terus memanjatkan doa agar pandemi ini segera berlalu kita juga harus terus berusaha mencegah dan memutus rantai penularannya dengan mentaati protokol kesehatan,” ajak pihaknya. 

Dan terkait BLT-DD Andy juga meneruskan ajakan camat agar dana yang sudah diserahkan untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Toh kalaupun saat ini masih ada stok pangan di rumah agar uang ditabung, atau dititipkan ke warga agar ketika membutuhkan bisa langsung mengambil apa yang menjadi kebutuhan,” tandasnya. (r1n/mlo)




Pos terkait