18,9 Miliar Masuk Kasda Pemkab Lampura, Program SPAM dan Sanitasi Siap Meluncur ke Desa

  • Whatsapp
Kepala Disperumkim Lampura Erwin Syahputra, saat diwawancarai wartawan ini di ruang kerjanya.

Medialampung.co.id – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) telah melakukan penandatanganan kontrak dengan 43 kelompok desa pengelola sistem penyediaan air minum (KP-SPAM) sebesar Rp13.337.907.000 untuk pembangunan dan peningkatan SPAM serta 10 desa penerima bantuan Sanitasi 2021 dengan nilai pagu sebesar Rp5.598.000.000 di kantor Disperumkim setempat, Senin (28/6).

Program tersebut merupakan bagian dari project penurunan angka stunting di Kabupaten Lampura, berdasarkan data dari Dinkes Lampura terdapat beberapa desa memiliki masalah pertumbuhan pada anak dan gizi buruk sehingga bentuk penanggulangan gizi buruk tersebut diberikan program sistem penyediaan air minum (SPAM).

Bacaan Lainnya

Kepala Disperumkim Kabupaten Lampura, Erwin Syahputra menjelaskan, penandatanganan kontrak tersebut guna percepatan penyerapan akan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2021 yang telah masuk ke Kasda Lampura.

“Jumat kemarin (25/6) Alhamdulillah dana tersebut sudah masuk ke Kasda Rp18.935.907.000. Upaya kami agar segera dilakukan penyerapan anggaran dan dilakukan penandatanganan,” kata Erwin.

Dia juga menerangkan, pelaksanaan proyek tersebut dilakukan oleh pihak desa dan kelompok pengelola dengan pengawasan dari Disperkim Kabupaten Lampura.

“Tugas kami memastikan bahwa pembangunan, peningkatan maupun sanitasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan juklak-juknisnya,” kata dia 

Ia juga menambahkan, dalam pengerjaan pembangunan tersebut tidak dibenarkan menggunakan pihak ketiga maupun rekanan, karena pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas dan berharap pengawasan pembangunan tersebut dari berbagai pihak agar terlaksana sesuai harapan.

“Demikian pula dengan pengadaan barang dan jasa dikelola oleh kelompok desa, tidak boleh dimonopoli oleh pihak tertentu apalagi dari Disperumkim Lampura. Ingat, apabila ditemukan kejanggalan atau penyimpangan, maka segera laporkan hal ini ke Pihak berwajib,” tutupnya (adk/ozy/mlo)


Pos terkait