20 Sekolah di Lambar Jadi Sasaran Program GSMS

  • Whatsapp
Kepala Disdikbud Lambar Bulki Basri, S.Pd, M.M

Medialampung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Barat melalui Bidang Kebudayaan menyelenggarakan Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Program GSMS ini merupakan program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

Bacaan Lainnya



Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki Basri, S.Pd, M.M mengungkapkan, program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya.

Selain itu juga untuk menjalin kerjasama yang bersinergi antara sekolah dengan para seniman, kemudian untuk menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan menguatkan karakter, yang pada gilirannya akan membentuk dan membangun sikap kreatif, apresiatif dan inovatif bagi anak didik

“Pada tahun ini, kita akan  mengikutsertakan sebanyak 20 Sekolah Dasar  dan Sekolah Menengah Pertama yang tersebar di sejumlah kecamatan,” ujar Bulki, Kamis (3/9).

Dipaparkannya, ke-20 sekolah itu antara lain adalah SDN 1 Giham dan SDN Waspada (Sekincau), SDN 3 Tugu Sari (Sumber Jaya), SDN 1 Pura Jaya dan SDN 1 Muara Baru (Kebun Tebu), SDN 1 Way Mengaku, SDN 3 Way Mengaku, SDN 1 Sebarus,  SMPN 1 Liwa, dan SMPN 2 Liwa (Balik Bukit), SDN 2 Kembahang, SDN 1 Pekon Balak dan SMPN 1 Batu Brak ( Batu Brak). Kmeudian, SDN 1 Tanjung Raya, SDN 1 Buay Nyerupa dan SMPN 1 Sukau ( Sukau), SDN 4 Padang Tambak dan SMPN 2 Way Tenong (Way Tenong), SMPN 1 Air Hitam (Air Hitam) dan SMPN 1 Belalau ( Belalau) 

Masih kata dia, pada tahun 2020 ini, di tingkat nasional Program GSMS bekerja sama dengan 16 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi/Kabupaten/Kota yang terpilih dengan melibatkan 210 orang seniman dari masing-masing daerah yang akan mengajar 4.200 peserta didik di 210 sekolah jenjang SD, SMP, SMA/SMK swasta dan negeri.

“Dari kuota 210 seniman yang dibiayai oleh APBN, 60 orang seniman berada di Provinsi Lampung dengan perincian Kabupaten Lampung Utara 15 Seniman, Kabupaten Lampung Timur 10 Seniman, Kota Metro 15 Seniman dan Kabupaten Lampung Barat 20 Seniman. Sebelum melakukan pembelajaran ke sekolah-sekolah Seniman dan Asisten Seniman akan dibekali pengetahuan tentang pembuatan tutorial pembelajaran dan pelaporan secara online oleh Tim GSMS Kemendikbud RI pada bulan ini,” kata dia

Lanjut dia, metode pembelajaran GSMS oleh seniman lokal Lampung Barat kepada siswa dilakukan secara daring maupun luring (tatap muka) dari bulan Oktober sampai dengan November 2020. Pembelajaran didampingi oleh asisten seniman yang berasal dari sekolah, dengan pengawasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Pada akhir proses pembelajaran, kita (Disdikbud) dapat menyelenggarakan pertunjukan/pameran hasil pembelajaran para siswa dengan seniman dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pengendalian Covid-19 dan membuat dokumentasi berupa video,” pungkas dia.(lus/mlo)



Pos terkait