200 PTT Diminta Bersabar

  • Whatsapp
Kepala BKPSDM Lambar Nukman MS

Medialampung.co.id – Nampaknya sebanyak 200 Tenaga Harian Lepas (THLS) yang diangkat menjadi pegawai tidak tetap (PTT) tahun 2019 di Kabupaten Lambar diminta bersabar.  Pasalnya, Surat Perjanjian Kontrak  (SPK) PTT tersebut, saat ini masih dalam proses di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM).

“Surat perjanjian kontrak untuk PTT hasil rekrutan tahun 2019 masih kita buat jadi diharapkan kepada teman-teman PTT untuk bersabar,” kata Kepala BKPSDM Lambar Drs. Nukman, M.M,  Rabu (18/9).

Bacaan Lainnya



Dipaparkannya, untuk tahun ini pemerintah daerah mengangkat 200 THLS menjadi PTT, rinciannya 10 orang tenaga kesehatan, 10 orang Polisi Pamong Praja, dan 120 orang untuk tenaga pendidik, serta 60 tenaga teknis di lingkungan Pemkab Lambar yang terdiri dari BPBD, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Umum, Bagian Administrasi Pembangunan.

Kemudian, Bagian Hukum, Bagian Humas dan Protokol, Bagian Pengadaan Barang Jasa, Bagian Perekonomian, Bagian Perlengkapan, Bapedda, Kecamatan, Dinas Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga, Dinas Kesehatan, serta Dinas Ketahanan Pangan. Lalu, Dinas Koperindag, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas PMP, Dinas PUPR, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Inspektorat, Satpol-PP, Sekretariat DPRD, UPT. Puskesmas.

“Mereka setiap bulannya akan menerima gaji sebeasr Rp500 ribu, dan untuk masa kerjanya terhitung mulai 1 Januari tahun 2020 mendatang,” kata dia.

Dengan rekrutmen PTT ini, kata dia, maka pihaknya berharap kekurangan jumlah pegawai di Lambar bisa tertutupi, sembari menunggu kebijakan lanjutan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk kabupaten setempat.

”Seperti kita ketahui, untuk jumlah  kekurangan pegawai di Lambar sesuai data yang kita update di e-formasi yakni kekurangan tenaga guru 861 orang, tenaga kesehatan 148 orang, tenaga fungsional lain 44 orang dan tenaga teknis 488. Alhamdulillah sebagian terisi dengan adanya rekrutmen CPNS, dan tentunya dengan rekrutmen tenaga kontrak ini maka bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas dia.(lus/mlo)



Pos terkait