20,15 Persen Guru di Lambar Telah Divaksin 

  • Whatsapp
Kepala Disdikbud Lambar Bulki Basri, S.Pd, M.M

Medialampung.co.id – Dari total jumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lambar sebanyak 3.618 orang, hingga saat ini yang telah divaksin sebanyak 729 orang.

“Berdasarkan laporan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan di tingkat kecamatan bahwa sebanyak 729 guru atau 20,15 % guru di Kabupaten Lambar telah mengikuti vaksin tahap II dosis pertama untuk pelayanan publik,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulki Basri, S.Pd, M.M, Minggu (28/3)

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, sebanyak 729 orang guru yang mengikuti vaksinasi tahap II dosis pertama tersebut tersebar di Kecamatan Lumbokseminung 41 orang, Kecamatan Sukau 35 orang, Kecamatan Balikbukit 76 orang, Kecamatan Batubrak 20 orang, Kecamatan Belalau 41 orang, Kecamatan Batuketulis 39 orang, Kecamatan Bandarnegeri Suoh 39 orang. 

Kemudian, Kecamatan Suoh 41 orang, Kecamatan Sekincau 46 orang, Kecamatan Pagardewa 132 orang, Kecamatan Waytenong 55 orang, Kecamatan Airhitam 61 orang, Kecamatan Gedungsurian 41 orang, Kecamatan Kebuntebu 30 orang dan Kecamatan Sumberjaya 32 orang.

“Vaksinasi di kalangan guru tersebut perlu dilakukan, mengingat guru merupakan salah satu pelayanan publik yang bertemu banyak orang khususnya peserta didik dan wali murid.

Selain itu, dengan telah divaksinnya para guru maka akan dapat memberikan keyakinan dan kenyamanan bagi orang tua atau wali murid ketika kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan, karena tenaga pengajarnya telah dilakukan vaksinasi.

“Bagi yang para guru yang belum divaksin, kita berharap bersabar karena kita masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan. Kita berharap nantinya seluruh guru di kabupaten ini dapat dilakukan vaksinasi,” tutupnya. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ira Permata Sari, S.Farm.Apt., mendampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B mengungkapkan, pada kegiatan vaksinasi tahap II dosis pertama untuk pelayanan publik termasuk dari tenaga pendidik di Kabupaten Lambar.

“Sejauh ini kita belum memilah data terkait berapa guru yang telah divaksin dan yang belum, namun dari jumlah sasaran awal vaksinasi tahap II dosis pertama kemungkinan ada guru yang tidak hadir pada saat pelaksanaan vaksin. Jadi untuk data pastinya berapa guru yang sudah divaksin bisa ditanyakan kepada Dinas Pendidikan,” pungkas dia (lus/mlo)


Pos terkait