oleh

Diduga Tidak Netral, Bawaslu Pesbar Panggil Oknum ASN

Medialampung.co.id – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesbar memanggil MH salah satu oknum Aparatir Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pesbar untuk memberikan klarifikasi karena diduga tidak netral, Selasa (5/11).

Ketua Bawaslu Kabupaten Pesbar, Irwansyah, S.H.I., mengatakan bahwa terkait netralitas ASN menjelang Pilkada 2020 di Kabupaten Pesbar memang masih terbilang tinggi. Untuk itu diharapkan pada pelaksanaan Pilkada yang semakin dekat ini, terutama bagi ASN agar dapat menghindari setiap tindakan-tindakan khususnya di media sosial (Medsos) yang dapat menimbulkan keberpihakan.

Seperti pada klarifikasi yang dilakukan ini merupakan tindaklanjut dari temuan Bawaslu Kabupaten Pesbar yang telah di registrasi dengan No.01/TM/PB/Kab/08.15/XI/2019 tentang adanya salah satu oknum ASN di lingkungan Pemkab Pesbar berinisial MH yang diperiksa atas dugaan ketidak netralannya dalam Pilkada mendatang melalui unggahannya di medsos.

Baca:   Satu Lagi, Bawaslu Pesbar Periksa ASN

“MH dalam akun medsos facebook-nya di duga telah melakukan tindakan yang menimbulkan keberpihakan karena telah memberikan komentar dengan meng-unggah gambar petahana Bupati Kabupaten Pesbar yang berlatar belakang logo partai dan bertuliskan Udo Lal Saluot serta Udo Lal 2 Periode,” kata Irwansyah.

Kordiv Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Pesbar, Abd. Kodrat S, S.H, M.H., menjelaskan terkait dengan temuan itu, saat ini pihaknya juga masih melakukan tahapan pengkajian dan penelusuran informasi lebih dalam untuk selanjutnya baru akan diplenokan bersama.

Baca:   Satu Lagi, Bawaslu Pesbar Periksa ASN

“Yang jelas persoalan itu masih dalam tahap pengkajian, jadi kita juga belum bisa menyimpulkan tindaklanjutnya karena masih dalam proses tahapan,” jelasnya.

Sementara itu, MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh Bawaslu Kabupaten Pesbar untuk memberikan klarifikasi soal temuan dugaan keberpihakan ASN di medsos. Menurutnya, terkait dengan unggahan foto di medsos itu tidak ada niat apa-apa dan hanya sebagai euforia saja.

“Bawaslu telah melakukan tugas pokok dan fungsinya secara profesional, karena itu kita juga mengigatkan bagi ASN lainnya dalam tahapan Pilkada 2020 ini untuk berhati-hati dalam menggunakan medsos,” pungkasnya.(yan/mlo)

Komentar

Baca Juga