oleh

Dalam 2 Jam, Si Jago Merah Melahap 4 Hektar Lahan

Medialampung.co.id – Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil memadamkan kobaran api yang melahap semak belukar di Atar Waybalak, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (8/11).

Sekretaris BPBD Pesbar Mirza Sahri, S. Pd., mendampingi Kepala BPBD Pesbar Syaifullah, S. Pi., mengatakan kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB, setelah adanya laporan dari masyarakat api berhasil di padamkan sekitar pukul 19.30 WIB.

“Kobaran api berhasil dipadamkan setelah berhasil melahap sekitar empat hektar semak belukar di wilayah ini, meski dengan peralatan serba terbatas,” kata dia.

Baca:   5 Hektare Padang Ilalang di Suoh Kembali Terbakar

Dijelaskannya, dalam upaya memadamkan api, pihaknya mengerahkan sekitar 50 personil BPBD seperti dari tim siaga bencana pekon dan tim reaksi cepat serta 10 orang petugas Damkar, sulitnya medan menghambat proses pemadaman, apalagi area kebakaran yang harus dipadamkan cukup luas.

“Alhamdulillah api berhasil kita padamkan meski dengan keterbatasan peralatan yang ada, kendati ada satu unit kendaraan damkar tapi tidak bisa digunakan karena tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, tidak bisa digunakannya kendaraan Damkar tersebut, memaksa petugas melakukan pemadaman dengan cara manual, seperti dengan membawa air menggunakan ember seadanya dan menggunakan peralatan lainnya.

“Proses pemadaman api berlangsung cukup lama, karena kita memadamkan api secara manual, sulitnya unit damkar untuk menjangkau titik api juga menjadi kendala kita,” terangnya.

Baca:   5 Hektare Padang Ilalang di Suoh Kembali Terbakar

Sementara itu, terkait sumber api yang membakar semak belukar tersebut belum bisa dipastikan, karena kebakaran baru diketahui saat api sudah membesar, bahkan masyarakat yang memberikan laporan tidak mengetahui secara jelas sumber api.

“Kebakaran diketahui saat api sudah membesar, jadi kita tidak tahu sumber api itu dari mana,” ujarnya.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat bisa lebih berhati-hati, apalagi pada saat musim kemarau saat ini, karena dengan membuang puntung rokok sembarangan saja bisa menyebabkan kebakaran.

“Kita harap masyarakat bisa lebih berhati-hati, jangan sampai kegiatannya menyebabkan kebakaran lahan,” pungkasnya.(yog/mlo)

Komentar

Baca Juga