oleh

Alsintan Permudah Petani Memanen Padi

Medialampung.co.id Keberadaan alat mesin pertanian (Alsintan) bagi petani di Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) sangat dirasakan, terutama mesin panen yang membuat petani lebih mudah dalam melakukan pemanenan padi.

Marwan, salah seorang petani mengaku, pihaknya lebih memilih untuk menyewa mesin panen dari pada harus melakukan panen padi secara manual dan mengandalkan tenaga manusia.

“Dalam menggunakan mesin panen ini, kita harus menyewa dan mengeluarkan biaya lebih, tapi hal itu sebanding dengan hasil panen yang lebih mudah dan lebih cepat,” kata dia.

Dijelaskannya, dalam menggunakan mesin panen itu, mesin bisa langsung memisahkan antara batang padi dengan biji padi, itu yang membuat proses panen lebih cepat, bahkan dapat langsung dimasukkan kedalam karung.

“Saat panen menggunakan mesin, buah padi bisa langsung masuk ke dalam karung, jadi kita tinggal memindahkan hasil panen ke pinggir jalan untuk diangkut menggunakan kendaraan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan menggunakan mesin panen, tidak sampai satu jam tiga petak sawah selesai dipanen oleh mesin tersebut, hal tersebut tentu berbeda jika panen dilakukan secara manual.

“Kalau secara manual kita harus mengarit terlebih dahulu, belum lagi merontokkan hasil panen, setelah itu baru dimasukkan ke dalam karung, dan membutuhkan waktu yang cukup lama begitu juga dengan tenaga manusia,” terangnya.

Pihaknya berharap, pemerintah bisa menyiapkan bantuan mesin panen yang berukuran lebih besar, sehingga bisa dimanfaatkan pada semua areal persawahan, karena bantuan yang biasa disalurkan berukuran kecil sehingga sulit digunakan pada areal persawahan yang berlumpur.

“Bantuan dari pemerintah biasanya ada, tapi ukurannya lebih kecil, selain itu saat digunakan di sawah yang berlumpur mesin panen tidak bisa bergerak, berbeda dengan mesin yang berukuran besar,” pungkasnya. (yog/d1n/mlo)

Komentar

Baca Juga