BMKG Pasang Tujuh Alat Sensor Gempa Bumi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (bmkg) Stasiun Geofisika Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara memasang alat Earthquake Early Warning (EEW) sensor MH-100 C sistem peringatan dini gempa bumi (Seismometer) di kantor Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Rabu (11/12).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesbar, Syaifullah, S.Pi., mengatakan pemasangan alat sensor gempa bumi itu merupakan tindaklanjut usulan dari Pemkab Pesbar ke BMKG, mengingat di wilayah Pesbar cukup rentan terjadi gempa bumi. Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi resiko terjadinya bencana gempa bumi, maka dipasang alat sensor atau deteksi gempa bumi tersebut.

Muat Lebih

“Rencana awal di Pesbar ini akan ada dua unit seismometer. karena ada penambahan sebanyak lima unit, sehingga total yang kita dapatkan itu tujuh unit alat seismometer,” katanya.

Dijelaskannya, dari tujuh unit alat seismometer itu, rinciannya dua unit seismometer ukuran besar di pasang disamping kantor kecamatan Lemong dan Pesisir Selatan termasuk bangunannya. Sedangkan tambahannya sebanyak lima unit seismometer ukuran kecil dipasang dengan cara ditempel diruang kantor Kecamatan Way Krui, Kecamatan Ngambur, Ngaras, kantor Bupati Pesbar dan kantor Kecamatan Bangkunat.

“Pemasangan seismometer oleh BMKG itu dipasang mulai dari Kecamatan Bangkunat hari ini, mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujarnya.

Dijelaskannya, pemasangan alat deteksi gempa bumi di beberapa kecamatan itu bertujuan untuk memberikan informasi secara detail serta informasi yang lebih akurat kepada masyarakat, saat diwilayah Pesbar terjadi gempa bumi. Dengan begitu masyarakat dapat lebih mengetahui informasi saat terjadi gempa apakah beresiko atau tidak.

“Kita berharap masyarakat di kabupaten Pesbar ini juga benar-benar dapat tanggap saat terjadi bencana alam, bukan hanya gempa bumi saja, melainkan bencana banjir dan sebagainya,” jelasnya.

Masih kata dia, dengan pemasangan seismometer itu sangat membantu masyarakat. Karena alat tersebut akan memberikan informasi gempa yang cukup update. Selain itu juga diharapkan kepada seluruh camat terutama kecamatan yang dipasang seismometer itu dapat dijaga dan dirawat.

“Kita juga minta  jika terjadi persoalan misalnya alat itu mengalami gangguan dan lainnya, segera dikoordinasikan ke BPBD pesbar,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *