PAD Lambar Ditargetkan Rp65,728 Miliar Lebih

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lambar Drs. Daman Nasir, M.P

Medialampung.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Barat  pada APBD murni tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp65,728 miliar lebih. Target tersebut mengalami kenaikan jika dibanding target PAD pada APBD murni di tahun 2019 lalu.

“Tahun 2019 target PAD di APBD murni sebesar Rp58,155 miliar lebih namun tahun ini ditargetkan Rp65,728 miliar lebih atau terjadi penambahan sekitar Rp7 miliar lebih,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dearah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.M.

Baca Juga

Dijelaskannya, target PAD sebesar Rp65,728 miliar lebih itu, rinciannya hasil pajak daerah ditarget Rp11,555 miliar lebih, hasil retribusi daerah ditarget Rp4,350 miliar lebih, kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditarget Rp4,431 miliar lebih, serta lain-lain PAD yang sah ditarget Rp45,391 miliar lebih. “Ada beberapa sumber target pendapatan daerah pada tahun 2020 yang mengalami peningkatan,” katanya.

Untuk hasil pajak daerah ditarget sebesar Rp11,555 miliar lebih, kata Daman, terdiri dari pajak hotel ditarget Rp84,748 juta lebih, pajak restoran target Rp1,552 miliar lebih, pajak hiburan ditarget Rp2,5 juta, pajak reklame target Rp65 juta lebih, pajak penerangan jalan target Rp5,7 miliar, target pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan Rp4 miliar lebih, serta bea perolehan hak atas tanah dan atau bangunan ditarget Rp50 juta. Lalu, target hasil retribusi daerah sebesar Rp4,350 miliar lebih meliputi retribusi jasa umum target Rp3,128 juta lebih, retribusi jasa usaha Rp1,141 miliar lebih, serta retribusi perizinan tertentu target Rp80,2 juta.

Kemudian lain-lain PAD yang sah ditarget sebesar Rp45,391 miliar lebih rinciannya  penerimana jasa giro target Rp1,5 miliar, pendapatan bunga deposito target Rp2 miliar, pendapatan dari pengembalian target Rp1 miliar, pendapatan dari dana kapitasi JKN pada FKTP Rp13,579 miliar, serta pendapatan dari BLUD Rp27,311 miliar lebih. “Meski target PAD tahun ini mengalami kenaikan, namun kita optimis akan terealisasi 100 % di akhir tahun,” ucapnya. (lus/mlo)

Pos terkait