Target Program AUTP Tak Tercapai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Lambar tahun 2019 lalu menarget 1.000 hektar (Ha) lahan persawahan didaftarkan program asuransi usaha tani padi (AUTP), namun hingga akhir tahun hanya terealisasi sekitar 231 Ha.

Kepala DTPH Yedi Ruhyadi mengakui jika hingga saat ini program AUTP yang ditargetkan seluas 1.000 Ha setiap tahunya sulit dicapai. Kondisi itu dikarenakan  antara lain masih minimnya minat petani untuk mengikuti program AUTP.

Baca Juga

“Jadi kita mengimbau kepada kelompok tani untuk untuk mendaftar asuransi  karena  premi asuransi yang dibayar petani hanya sebesar Rp36 ribu/musim dengan ditambah subsidi pemerintah sebesar Rp144 ribu/musim tanam,” ucapnya.

Untuk target AUTP tahun ini, kata dia, pihaknya belum bisa menentukan karena masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.  Pihaknya berharap petugas berupaya untuk terus mensosialisasikan dan pembinaan serta ajakan kepada petani untuk mengikuti program AUTP tetap terus dilaksanakan dan diupayakan.

“Kedepan, kita akan melaksanakan sosialisasi terutama bagi lahan sawah yang memiliki potensi serangan hama seperti tikus dan wereng di Kecamatan Kebuntebu serta potensi bencana di Kecamatan Suoh dan Kecamatan Bandarnegeri Suoh,” imbuhnya.

Pihaknya berharap setiap kelompok tani padi sawah yang sudah mendapat bantuan fasilitas dari pemerintah supaya ikut program AUTP, karena asuransi ini sangat membantu petani, terutama jika tanamannya terkena bencana alam dan serangan hama atau penyakit dengan tingkat kerusakan/kegagalan panen mencapai 75% maka dana klaimnya mencapai Rp6 juta/ha musim tanam. (lus/mlo)

Pos terkait