Akmal Intruksikan Siaga Bencana 1×24 Jam

  • Whatsapp
Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir melakukan pengecekan kesiap-siagaan petugas dan peralatan serta logsitik penanggulangan bencana di sejumlah OPD Selasa (28/1). - Foto Diskominfo

Medialampung.co.id – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Barat, Akmal Abdul Nasir, didampingi Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring serta Assisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan Ismet Inoni, melakukan pengecekan kesiapsiagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lambar dalam menghadapi Bencana, Selasa (28/1).

Sejumlah OPD yang ditinjau tersebut antara lain, Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Ketahanan Pangan (DPK) .

Baca Juga

Pengecekan tersebut dilakukan dalam rangka kesiapan OPD dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Mengingat wilayah kabupaten setempat, sering terjadi cuaca ekstrem hingga menyebabkan bencana alam seperti longsor dan banjir, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu longsor di jalur Liwa-krui dan banjir yang Kecamatan Suoh, Bandarnegeri Suoh, dan Kecamatan Sumberjaya.

“Pengecekan ini dilakukan mulai dari mengecek kendaraan oprasional, stok bahan makanan di Dinas Sosial, Pengecekan Logistik di BPBD, Pengecekan obat-obatan di Dinas Kesehatan, Pengecekan Alat Berat di Dinas PUPR, dan Pengecekan stok bahan pangan di Dinas Ketahan Pangan,” ungkap Akmal Abdul Nasir, usai peninjauan.

Dari hasil pengecekan tersebut, kata dia, kesiapsiagaan dari OPD sudah cukup baik. Namun ia menegaskan kepada OPD yang terkait, untuk meningkatkan kesiap-siagaan agar lebih baik lagi. Sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi bencana alam  petugas, peralatan dan sarana penunjang lainnya  bisa siap untuk diterjunkan ke lapangan guna melakukan penanggulangan.

“Hasil pengecekan ini sudah baik. Tapi perlu ditingkatkan untuk lebih baik lagi,  dan saya tekankan kepada seluruh OPD yang terlibat sesuai tugas pokok dan fungsinya untuk meningkatkan kesiap-siagaan, dan harus siaga 1×24 jam penuh, sebab menurutnya hap-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, untuk tetap waspada serta melakukan gotong-royong membersihkan lingkungan khususnya saluran air, sehingga tidak menjadi penyebab banjir.

”Kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, salah satunya yaitu mengecek drainase atau saluran air yang mungkin terjadi penyumbatan sehingga bisa menyebabkan bajir, dan tentunya aparat pemerintahan kecamatan maupun pekon diharapkan proaktif mengajak masyarakat,” pungkasnya. (nop/mlo)

Pos terkait