PCNU Pesbar Gelar Bimtek Lazis NU

  • Whatsapp
PCNU Kabupaten Pesbar menggelar bimbingan teknis Lazis NU di gedung pelatihan, pondok pesantren Miftahurrahmah Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (29/1/2020) - foto yayan/medialampung.co.id

Medialampung.co.id – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar bimbingan teknis (bimtek) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (Lazis NU) di gedung pelatihan pondok pesantren Miftahurrahmah Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (29/1).

Hadir dalam kesempatan itu, ketua PCNU Pesbar Hi. Auza’ie Alwi, S.Pd.I., didampingi sekretaris Tanwir. S.E, M.M., dan bendahara PCNU Pesbar Ir.Jalaludin, M.P. Selain itu juga hadir ketua FKUB Pesbar KH.M.Yasin, narasumber dari Lazis NU Mesuji, Ust.Gus Karim, perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU, perwakilan GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Hi.Auza’ie Alwi, mengatakan bahwa Lazis NU di Pesbar hingga kini belum pernah tersentuh, sehingga kedepan diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan bimtek Lazis NU dapat membawa kemajuan dan berkembang. Mengingat di daerah lain keberadaan Lazis NU sudah maju, sementara di Pesbar sementara ini masih berharap kepada Pemkab setempat dalam hal anggaran.

“Untuk itu kita berharap kedepan Lazis NU benar-benar berjalan sesuai harapan untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Karim, mengatakan Lazis NU merupakan salah satu lembaga amil zakat nasional yang mengelola zakat, infaq, sadaqah di bawah naungan organisasi Nahdlatul Ulama. Terlebih berdirinya Lazis NU itu berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No.255/2016. Karena itu Lazis NU berdiri mulai dari pemerintah pusat, Provinsi, hingga Kabupaten/Kota bahkan tingkat Kecamatan.

“Keberadaan Lazis NU sangat berperan penting, kedepan memiliki banyak program yang membantu warga NU dan masyarakat luas,” katanya.

Ditambahkannya, program bantuan bencana alam, kesehatan, ekonomi mandiri, santunan anak yatim, insentif guru ngaji dan sebagainya. Dengan berbagai program itu di harapkan dapat berkembang dan berjalan sesuai harapan bersama. Pasalnya, Lazis NU berada dilingkup NU yang bertujuan untuk kemandirian NU, sehingga kedepan tidak lagi ketergantungan dengan Pemerintah Kabupaten.

“Kabupaten Pesbar ini cukup berpotensi dalam pengembangan Lazis NU ini. Untuk itu dengan dilaksanakannya bimtek ini para peserta diharapkan bisa memahami semua materi yang disampaikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, KH.Moch Yasin yang juga selaku Rais PCNU Pesbar mengharapkan peserta Bimtek Lazis NU benar-benar mensosialisasikan ke masyarakat terutama warga NU di Kabupaten Pesbar mengenai Lazis NU.

“Kita minta semuanya bergerak dan bersama-sama mensosialisasikan Lazis NU, karena ini secepatnya harus sudah berjalan maksimal,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait