Siswa TK ABA Sebarus Disuguhi Membaca Buku Secara Nyaring

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Lampung Barat menerima kunjungan sejumlah siswa TK Aisiyah Bustanul Athfal (ABA) Sebarus Kecamatan Balik Bukit, Rabu (29/1-2020).

Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Bidang (Kabid) Layanan Pustaka dan Pembudayaan Gemar Membaca Disperpusip Nurhadi Sarwo Susilo, S.H dan Kabid Pelembagaan dan Pembudayaan Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Eva Oktarina, S.Pd, M.M. Sedangkan para siswa didampingi Kepala Sekolah  Widiawati serta guru Irma Fitriyani dan Suryani.

Baca Juga

Kepala Disperpusip Drs. Saripan Halim mengungkapkan, sebelum siswa-siswa  membaca buku-buku yang ada di perpustakaan, terlebih dahulu dilakukan kegiatan membacakan buku secara nyaring oleh pustakawan Lusiana, S.Kom.

Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat dengan Tim GLD Lampung Barat dalam rangka mendukung program “Read Me a Book : ASEAN-ROK is Reading”.

Dijelaskannya, program tersebut adalah kampanye membaca yang digagas oleh National Library for Children and Young Adults (NLCY) Republic of Korea, dimana sepuluh negara ASEAN termasuk Indonesia turut berkomitmen melaksanakan program ini.

Selain Indonesia negara yang lain adalah Korea Selatan, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Miyanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. “Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca khususnya bagi anak-anak, dengan menggunakan metode read aloud atau membacakan buku secara nyaring kepada anak-anak. Di mana saat membacakan buku, si pembaca buku mengenakan apron kuning, kemudian aktivitas tersebut diambil foto dan videonya lalu diunggah di media sosial Instagram dengan menyertakan tagar yang telah ditentukan,” ujar Saripan.

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan  oleh Pustakawan dan atau Relawan baik di Perpustakaan Daerah maupun Perpustakaan Umum. Kegiatan ini akan berlangsung selama 100 hari, mulai 15 Januari-23 April 2020.

“Puncak kegiatannya pada 23 April 2020 bertepatan dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Untuk Provinsi Lampung, selain dilaksanakan di Kabupaten Lampung Barat program ini juga dilaksanakan di empat kabupaten/kota lainnya, yakni Tanggamus, Lampung Timur, Pesawaran, dan Metro,” ucapnya.

Di lain pihak, Sekretaris Tim GLD Lampung Barat Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua Tim GLD Partinia, S.Pd, M.M, sangat mendukung program kampanye ini. Dengan adanya program ini tentu akan mendukung semaraknya gerakan literasi di Lampung Barat.

“Dengan kegiatan ini juga akan memberikan pengetahuan kepada anak-anak bagaimana caranya membaca secara nyaring, baik itu penggunaan secara benar dari sisi tanda baca, tata bahasa maupun intonasinya pada saat membaca, sehingga anak-anak yang mendengar dengan mudah memahami apa yang dibacakan kepadanya,” tegas Sandarsyah. (lus/mlo)

Pos terkait