Bahas Corona, Bupati Winarti Video Conference dengan Seluruh Camat dan Kepala Puskesmas

  • Whatsapp
Bupati Tulangbawang Winarti melaksanakan video conference dengan seluruh camat dan kepala Puskesmas. Foto Diskominfo Tulangbawang

Medialampung.co.id – Bupati Tulangbawang Winarti menggelar video conference dengan seluruh camat dan kepala Puskesmas setempat, Kamis (26/3).

Video conference tersebut khusus membahas permasalahan virus corona (covid-19) dan langkah antisipasi di Kabupaten Tulangbawang.

Baca Juga

Bupati Winarti mengungkapkan jika video conference dianggap cara yang paling aman dan efektif untuk melakukan koordinasi di tengah upaya pencegahan covid-19.

“Kerja, rapat, dan kebijakan bisa langsung dirumuskan tidak harus bertemu langsung,” kata Winarti kepada Medialampung.co.id.

Dalam video conference tersebut, Bupati memberikan arahan kepada 15 camat dan 18 kepala Puskesmas untuk selalu memberikan update informasi dan langkah pencegahan terkait covid-19 di setiap kecamatan.

“Anggaran dana desa sesuai arahan pusat dapat dialokasikan untuk upaya pencegahan covid-19, tapi harus disusun seefektif, efisien dan akuntabel,” ungkapnya.

Bupati juga merumuskan langkah pencegahan covid-19 untuk seluruh perusahaan swasta dan negeri, perbankan, dealer, serta toko waralaba di Tulangbawang agar membuat wastafel, melakukan penyemprotan disinfektan dan melakukan tes kesehatan untuk karyawan.

“Kita harus gotong royong melakukan langkah pencegahan ini, mengikuti arahan dari Pemerintah dan Polri,” jelasnya.

Winarti juga tengah menyiapkan surat perpanjangan waktu bekerja dari rumah untuk para ASN dan honorer perempuan di lingkungan Pemkab Tulangbawang.

“Untuk siswa SD dan SMP akan diperpanjang belajar dari rumah sampai dengan tanggal 30 April 2020. Untuk teknis selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Kemendikbud,” tandasnya.

Sebagai antisipasi dan upaya pencegahan memutus rantai penyebaran covid-19, Pemkab Tulangbawang telah melakukan beberapa upaya seperti penyemprotan disinfektan di tempat ibadah, pasar, perkantoran, dan jalan yang menjadi tempat orang banyak berkumpul. Selain itu, Pemerintah Daerah juga menyebar stiker, banner dan spanduk pencegahan, serta membagikan rempah untuk membuat kamu kepada masyarakat. (nal/mlo)

Pos terkait