2021, Lambar Bakal Terima DAK Fisik Rp86,967 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id –  Jumlah dana alokasi khusus (DAK) fisik yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun 2021 sebesar Rp86,967 miliar lebih.  Jumlah itu meningkat dibanding dana yang diterima tahun ini yang hanya Rp78,848 miliar lebih. 

Data DAK fisik yang akan diterima tahun 2021 tersebut sesuai dengan yang tertera pada Portal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lambar.

Bacaan Lainnya



“Untuk DAK fisik yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun 2021 sebesar Rp86,967 miliar lebih itu rinciannya DAK reguler sebesar Rp60,487 miliar lebih dan DAK penugasan Rp26,480 miliar lebih,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si, Rabu (7/10/2020)

Okmal memaparkan, DAK reguler dianggarkan sebesar Rp60,487 miliar lebih  peruntukannya untuk bidang pendidikan Rp30,916 miliar lebih yang meliputi Sub Bidang PAUD, Sub Bidang SD, Sub Bidang SMP, Sub Bidang SKB dan Sub Bidang Perpustakaan. Lalu Bidang Kesehatan Rp8,7 miliar lebih meliputi Sub Bidang Pelayanan Dasar, Sub Bidang Pelayanan Kefarmasian, Sub Bidang Pelayanan Rujukan, serta Sub Bidang Pelayanan KB dan KR. Selanjutnya Bidang Jalan Reguler dianggarkan Rp15,710 miliar lebih dan Bidang Transportasi Pedesaan Rp5,155 miliar lebih.

Untuk DAK fisik penugasan Rp26,480 miliar lebih, kata Okmal peruntukannya untuk Bidang Air Minum dan Penugasan Rp6 miliar lebih,  Bidang Sanitasi Penugasan Rp2,784 miliar lebih, Bidang Perumahan dan Permukiman Penugasan Rp2,995 miliar lebih, Bidang Irigasi Penugasan Rp7,774 miliar lebih, Bidang Pertanian Penugasan Rp4,557 miliar lebih, Bidang Kelautan dan Perikanan Rp1,642 miliar lebih dan Bidang IKM Penugasan Rp659 juta lebih. 

“DAK fisik merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN melalui pos anggaran transfer daerah yang ditujukan pada daerah tertentu dengan tujuan membantu mendanai kegiatan khusus fisik antara lain pembangunan infrastruktur sesuai dengan prioritas nasional,” ucapnya. (lusi/mlo)



Pos terkait