2021, Pemkab Targetkan Lambar Tak Ada Lagi Pekon Tertinggal 

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lambar Ronggur L Tobing, S.I.P, M.Si.

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lambar optimis pada tahun 2021 mendatang di kabupaten ini tidak ada lagi pekon tertinggal.

“Pekon tertinggal di Kabupaten Lambar saat ini hanya tinggal satu lagi yaitu Pekon Pancurmas Kecamatan Lumbokseminung. Kita optimis tahun 2021 mendatang, pekon tersebut sudah terentaskan sehingga di kabupaten ini tidak ada lagi pekon tertinggal,” kata Kepala DPMP Lambar Ronggur L. Tobing, S.I.P, M.Si.

Bacaan Lainnya


Ia menjelaskan, sesuai hasil verifikasi tingkat kabupaten pada Jumat (5/6) yaitu sesuai penilaian indeks desa membangun (IDM) terjadi peningkatan baik yang mandiri, maju, berkembang dan tertinggal.

Banyak status desa/pekon berkembang menjadi pekon maju, dan ada status pekon yang naik dua tingkat dari berkembang menuju pekon mandiri sehingga status pekon mandiri yang semula 2 menjadi 10 pekon mandiri. Kemudian, masih ada status pekon yang tetap/tidak mengalami perubahan sebanyak 91 pekon, namun nilai per point naik dengan bertambahnya indikator diukur lebih rinci. 

Lanjut dia, berdasarkan Indek Desa Membangun (IDM), status pekon mandiri di Kabupaten Lambar tahun 2019 dua pekon namun pada tahun ini bertambah menjadi 10 pekon. Begitu juga dengan status pekon maju pada tahun 2019 hanya 30 pekon namun tahun ini menjadi 44 pekon. Sedangkan pekon berkembang pada tahun 2019 berjumlah 85 pekon namun tahun ini 75 pekon.

“Kalau untuk pekon tertinggal pada tahun 2019 sebanyak 14 pekon namun saat ini berkurang menjadi satu pekon sedangkan pekon sangat tertinggal di Kabupaten Lambar sudah tidak ada lagi,” tegasnya. 

Untuk pekon tertinggal Pekon Pancurmas dari segi akses jalan susah namun pemerintah daerah akan berupaya untuk memberikan sentuhan melalui bidang tangguh bencana, peningkatan pelayanan kesehatan termasuk stunting dan jambanisasi kesehatan lingkungan, bidang pendidikan melalui PAUD serta dari dana desa (DD). 

“Yang jelas kami optimis tahun 2021, Kabupaten Lambar sudah tidak ada lagi pekon tertinggal,” pungkas Ronggur. (lus/mlo)




Pos terkait