2021, Produksi Padi di Lambar Tak Capai Target 

Kabid Tanaman Pangan DTPH Lambar Onni Violetta Saragi

Medialampung.co.id – Produksi padi di Kabupaten Lambar tahun 2021 tidak tercapai target. Pasalnya, dari target produksi padi yang ditetapkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) sebanyak 128.478 ton namun hingga akhir Desember hanya terealisasi 108.721 ton atau 85 persen.

“Produksi padi di Kabupaten Lambar tahun 2021 sebanyak 108.721 ton,” ungkap Kabid Tanaman Pangan Onni Violetta Saragi mendampingi Kepala DTPH Ir. Rusdi, Kamis (13/1).

Bacaan Lainnya

Menurut Onni, produksi padi sebanyak 108.721 ton itu tersebar di Kecamatan Balikbukit 6.315 ton, Kecamatan Sukau 14.640 ton, Kecamatan Lumbokseminung 3.084 ton, Kecamatan Belalau 3.876 ton, Kecamatan Sekincau 511 ton, Kecamatan Suoh 20.402 ton, Kecamatan Batubrak 2.662 ton, serta Kecamatan Pagardewa 3.772 ton. 

Kemudian, Kecamatan Batuketulis 1.818 ton, Kecamatan Bandarnegeri Suoh 21.146 ton, Kecamatan Sumberjaya 5.851 ton, Kecamatan Waytenong 7.122 ton, Kecamatan Gedungsurian 5.220 ton, Kecamatan Kebutebu 10.061 ton, serta Kecamatan Airhitam 2.251 ton.

Menurut Onni, tidak tercapainya target produksi padi tahun 2021 tersebut dikarenakan luas lahan persawahan yang ditanami sawah tahun lalu mengalami pengurangan seluas 971 hektar.

“Tahun 2020 lalu luas lahan persawahan di Kabupaten Lambar mencapai 11.436 hektar namun tahun 2021 tinggal 10.465 hektar jadi ada pengurangan atau alih fungsi lahan persawahan seluas 971 hektar. Jadi ini ada pengaruhnya dengan produksi padi,” kata dia

Selain itu, ada juga petani yang hanya melakukan penanaman padi hanya satu atau dua kali dalam setahun. 

“Kita telah menghimbau petani yang biasa melakukan penanaman dua kali tanam diharapkan menjadi tiga kali tanam dalam setahun, namun masih ada petani yang hanya menanam satu atau dua kali dalam setahun,” ujar Onni seraya menambahkan, untuk target produksi padi tahun 2022 belum ditetapkan karena masih dalam proses perhitungan. (lus/mlo)

Pos terkait