2021, Pusat Bakal Kucurkan DD Rp126,016 Miliar

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Kabar gembira bagi pekon di Kabupaten Lambar. Pasalnya, jumlah dana desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat ke Kabupaten Lambar tahun 2021 angkanya cukup fantastis yaitu sebesar Rp126.016.068.000. Hal itu sesuai dengan data yang bersumber dari portal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lambar.

“Sesuai dengan data yang bersumber dari Portal Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan  bahwa untuk tahun 2021 mendatang Kabupaten Lambar akan menerima  alokasi dana desa sebesar Rp126.016.068.000. Jumlah anggaran tersebut sama dengan yang diterima tahun ini,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si, Rabu (7/10/2020)

Bacaan Lainnya



Ia menjelaskan,  jumlah DD yang akan diterima Kabupaten Lambar  tahun ini awalnya sebesar Rp127.188.856.000 namun setelah dilakukan refocusing anggaran dampak adanya wabah Coronavirus Disease (Covid-19) sehingga DD yang diterima Kabupaten Lambar menjadi Rp126.016.068.000.

Dana sebesar Rp126,016 miliar lebih yang akan diterima tahun depan itu, kata Okmal,  jumlahnya belum ditambah dana sharing dari pemerintah daerah. “Untuk dana desa selain dari pemerintah pusat juga akan ada dana sharing dari  pemerintah kabupaten sebesar 10 persen dari DAU dan bagi hasil pajak yang diterima kabupaten dari pemerintah pusat,” ungkap dia.

Dilain pihak, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P mengungkapkan, semula jumlah DD yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun ini awalnya sebesar Rp127,431 miliar lebih namun menjadi Rp126,016 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp1,415 miliar lebih. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor35 tahun 2020  tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020.

Selain DD, kata dia, alokasi dana pekon juga berkurang jumlahnya semula dianggarkan Rp56,623 miliar lebih kini menjadi Rp50,576 miliar lebih atau berkurang sebesar Rp6,047 miliar lebih.  “Jadi jumlah APBPekon baik dana desa maupun alokasi dana pekon tahun ini ada pengurangan sebesar Rp7,463 miliar lebih,” kata Daman.(lusi/mlo)



Pos terkait