207 KK di Pekon Trimulyo Cairkan Bantuan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Realisasi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) alokasi Mei atau bulan kedua, kepada 106 Kepala Keluarga (KK), serta membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) untuk 101 KK, masyarakat Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedungsuran, Kabupaten Lampung Barat (Lambar)  di Dua tempat berbeda pada Jumat (29/5) berjalan lancar.

Seperti pada pembagian BLT-DD Tahap II, yang diserahkan langsung oleh Peratin Buchori, S.P., cukup istimewa lantaran dihadiri oleh formatur lengkap mulai dari Camat Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat Erna Wati, S.E., Bhabinkamtibmas Johan Yoserizal, Babinsa Kamiludin, Ketua LHP Toni Doso Prianto, S.Pd., jajaran aparatur Pemerintahan Pekon Trimulyo bersama relawan covid-19 pekon tersebut.

Bacaan Lainnya



Kegiatan ini dilaksanakan  secara bergilir dengan Tiga  gelombang, dimulai Pukul 13.00 WIB. Hal itu sengaja diterapkan untuk menghindari penumpukan masa, sekaligus ada arahan dari pemerintah pekon untuk menyikapi kondisi yang terjadi saat ini. 

Dimana dalam perjalan penyaluran bantuan tersebut Peratin Buchori pastikan tidak akan terjadi tumpang tindih pembagian baik itu PKH, BPNT, BLT-DD, dan BST Kemensos. 

Buchori menyebutkan dalam penyaluran bantuan tersebut pasti ada yang merasa cemburu atau iri, khususnya  bagi yang tidak menerima.

Oleh karena itu diharapkannya jangan ada istilah pamer, melainkan untuk digunakan sebaik-baiknya kepada hal yang lebih bermanfaat.

Selain dari itu pihaknya kembali mensosialisasikan untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menjaga kesehatan dan keamanan atas diri masing-masing.

Buchori juga menyebutkan untuk pembagian BST Kemensos yang realisasinya melalui Kantor Pos Sumberjaya dapat terlaksana setelah sehari sebelumnya dibagikan undangan. 

Camat Gedungsurian Erna Wati juga meminta semua pihak  untuk selalu menjaga PHBS dengan melaksanakan protokol kesehatan, rajin mencuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, menggunakan masker dan tak kalah pentingnya menjaga jarak sosial agar sebagai dukungan diri kepada upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Upaya pemerintah akan sia-sia jika tidak ada dukungan secara sadar dari kita semua yakni mulai merubah cara hidup dengan penerapan PHBS,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait