210,10 KM Jalan Kabupaten Rusak Berat

  • Whatsapp
Kabid Bina Marga DPUPR Lambar Robert putra, S.ST, MT

Medialampung.co.id – Dari panjang ruas jalan kabupaten Lambar 724,00 kilometer (KM), sepanjang 210,10 KM kondisinya mengalami rusak berat.

Berdasarkan data per Desember 2019, kondisi jalan kabupaten yang mengalami rusak berat sepanjang 210,10 KM tersebut tersebar di Kecamatan Batubrak 22,61 KM dari panjang 45,40 KM, Kecamatan Sukau 32,72 KM dari panjang 73,70 KM, Kecamatan Pagardewa 18,84, KM dari panjang 45,60 KM, Kecamatan Batuketulis 29,10 KM dari panjang 70,90 KM,  Kecamatan Balikbukit 32,87 KM dari panjang jalan 93,62 KM, serta Kecamatan Lumbokseminung 12,75 KM dari panjang 41,60 KM.

Bacaan Lainnya



Kemudian kondisi jalan rusak berat di Kecamatan Waytenong sepanjang 19,02 KM dari total panjang jalan 65,40 KM, Kecamatan Belalau 9,89 KM dari panjang 39,50 KM, Kecamatan Airhitam 8,64 KM dari panjang 36,00 KM, Kecamatan Sekincau 11,91 KM dari panjang 52,90 KM,  Kecamatan Bandarnegeri Suoh 5,17 KM dari panjang 37,10 KM, Kecamatan Suoh 1,28 KM dari panjang 12,50 KM, Kecamatan Gedungsurian 3,45 KM dari panjang 53,70 KM, Kecamatan Kebuntebu 0,94 KM dari panjang 21,58 KM serta Kecamatan Sumberjaya 0,91 KM dari total panjang 34,50 KM.

”Kondisi jalan rusak berat itu biasanya kondisinya masih tanah dan belum pernah ditangani atau sudah lama tidak ditangani karena keterbatasan dana dan atau belum menjadi skala prioritas. Kita sudah memasukkannya dalam program pembangunan jalan,” ujar Kabid Bina Marga Robert Putra mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lambar Sudarto. 

Terkait dengan target jalan mantap yang ada di RPJM, kata Robert, target tersebut tetap dikejar dan disesuaikan dengan refocusing  anggaran karena berkurangnya panjang penanganan jalan yang dilaksanakan 2020.

“Untuk RPJM dapat dilakukan penyesuaian terhadap target Renja dan Renstra dikarenakan refocusing anggaran DAK maupun APBD karena pandemi Covid-19,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait