22 dari 24 Kasus Positif Covid-19 di Lampung Merupakan OTG

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru bicara posko satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan terkait penambahan positif Covid-19 sebanyak 24, dengan total 762 kasus, Selasa (22/9).

24 kasus tersebar di lima daerah yaitu Kota Bandarlampung dua orang, Lampung Utara dua orang, Kota Metro satu orang, Tanggamus tiga orang dan Lampung Tengah (Lamteng) 16 orang.

Bacaan Lainnya



“Sebanyak 24 kasus kali ini hanya dua orang yang bergejala dan sedang menjalani isolasi di rumah sakit. Sedangkan sisanya sebanyak 22 orang tanpa gejala (OTG) dan sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Reihana.

Rinciannya, pasien asal Lamteng yaitu nomor 739 sampai 747 merupakan hasil tracing dari kasus probable (orang yang diyakini sebagai suspek). Sedangkan kondisinya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien nomor 748 hingga  753 diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 673. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 754 laki-laki 38 tahun diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 690. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya tiga pasien asal Tanggamus pasien nomor 755 seorang perempuan 34 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 625.

Pasien nomor 756 seorang perempuan 30 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien 630. Pasien nomor 757 seorang perempuan 60 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 631, Ketiga pasien asal Tanggamus tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya, pasien nomor 758 seorang laki-laki 22 tahun asal Kota Metro yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 615. Kondisi saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, dua pasien asal Lampung Utara ialah nomor 759 seorang perempuan 46 tahun merupakan kasus baru dan ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi positif yang berasal dari Sumatera Utara. Pasien nomor 760 seorang laki-laki 48 tahun juga kasus baru. 

“Kedua pasien tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” tambahnya.

Kemudian dua pasien asal Bandarlampung inomor 761 seorang laki-laki 71 tahun merupakan kasus baru dan mempunyai riwayat kontak dengan anak nya yang datang dari Jakarta. Pasien 762 seorang laki-laki 50 tahun juga merupakan kasus baru.

“Kedua pasien asal Bandarlampung ini bergejala dan saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Bandarlampung,” tutup dr. Reihana. (ded/mlo)



Pos terkait