23 dari 37 Tambahan Positif Covid-19 Merupakan Warga Bandarlampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru Bicara Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dr. Reihana menjelaskan terkait penambahan 37 kasus positif Covid-19 di Lampung, Senin (5/10).

“Tambahan sebanyak 37 kasus tersebar di Bandarlampung 23 kasus, Lampung Selatan dua kasus, Lampung Utara 11 kasus dan Lampung Barat satu kasus,” kata Reihana saat memberikan keterangan di posko gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

Bacaan Lainnya



Lanjutnya, Sebanyak 37 kasus ini ada 29 orang dari hasil tracing dan 8 orang kasus baru. Dimana yang menjalani isolasi mandiri 32 orang dan dirawat ada lima orang.

Rinciannya, 23 pasien asal Bandarlampung yaitu pasien nomor 952 sampai dengan 956 yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 887. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri

Pasien nomor 957 sampai dengan 961 diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 861. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 962 sampai dengan 964 diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 762 . Kondisi saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 965  perempuan tujuh tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 838. Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 966 laki-laki 47 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 888. Saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 967 dan 968 diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 860. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 969 laki-laki 31 tahun merupakan kasus baru dan mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta. Kondisi saat ini tanpa gejala sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 970 laki-laki 28 tahun diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 884. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 971 seorang perempuan merupakan kasus baru dan mempunyai riwayat perjalanan dari Sumatera Barat. Kondisi saat ini tanpa gejala dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 972 perempuan 21 tahun merupakan kasus baru dan mempunyai riwayat menghadiri acara syukuran wisuda temannya. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

“Pasien nomor 973 laki-laki 53 tahun merupakan kasus baru dan yang bersangkutan punyai riwayat kontak dengan pasien Covid-19 yang meninggal dunia yaitu pasien nomor 860. Kondisi saat ini bergejala sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung,” tambah nya.

Pasien nomor 974 laki-laki 54 tahun merupakan kasus baru. Kondisi saat ini bergejala sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung.

Selanjutnya, 11 pasien asal Lampung Utara yaitu pasien nomor 975 sampai dengan 980 merupakan hasil tracing dari pasien nomor 873. Kesemuanya orang tanpa gejala dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 981 perempuan 52 tahun  yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 875. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 982 laki-laki 27 tahun dari Waykanan dan berdomisili di Lampung Utara merupakan hasil tracing dari pasien nomor 869. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien nomor 983 dan 984 merupakan kasus baru dan kakak beradik yang memiliki riwayat perjalanan dari Bekasi. Kondisi sedang isolasi mandiri.

Pasien nomor 985 laki-laki 61 tahun merupakan kasus baru saat ini yang bersangkutan bergejala dan sedang dirawat di Rumah Sakit Handayani.

“Dua pasien asal Lampung Selatan  yaitu pasien nomor 986 seorang laki-laki 30 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 815. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit pemerintah di Lampung Selatan,” terusnya.

Pasien nomor 987 laki-laki 59 tahun yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 892. Kondisi saat ini bergejala dan sedang dilakukan isolasi pada rumah sakit pemerintah yang ada di Lampung Selatan.

Pasien nomor 988 laki-laki 42 tahun asal Lampung Barat yang diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 951. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Pasien yang selesai diisolasi hari ini ada 16 orang. Yaitu dari Tanggamus delapan orang, Bandarlampung empat orang. Selanjutnya Mesuji, Lampung Timur, Lampung Barat dan Lampung Selatan masing-masing satu orang,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait