24 Finalis Muli-Mekhanai Ikuti Audisi Duta Kesproseks Remaja 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lampung Barat menggelar Audisi Duta Kesehatan Reproduksi dan Seksual (Kesproseks) Remaja 2020 di Wisma Sindalapai, Kecamatan Balikbukit, Jumat (25/9). 

“Pesertanya 24 orang yang merupakan para finalis Muli-Mekhanai Kabupaten  Lampung Barat tahun 2020,” kata Sekretaris PKBI Cabang Lambar Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua PKBI Cabang Lambar Partinia, S.Pd  M.M, Jumat (25/9/2020)

Bacaan Lainnya



Menurut Sandarsyah, kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013, dengan demikian hingga saat ini telah digelar sebanyak delapan kali. Tema kegiatan kali ini adalah, 

“Remaja Oke, Jika Tahu Akan Hak Kesehatan Seksual Dan Reproduksi (HKSR)”.

Adapun tim seleksi dalam kegiatan ini antara lain Drs. Tono Suparman, Drs. Sandarsyah, Candra Gunawan, S.Kom, Kasta Brahmana, S.IP, Burwati, S.H, M.H  dan Tri Susilawati, S.P.

Rencananya pengumuman serta penobatan Duta Kesproseks Remaja Kabupaten Lambar 2020 akan dilakukan bersamaan dengan malam Grand Final Muli-Mekhanai, Sabtu (26/9) di GOR Aji Saka, Kompleks Kawasan Sekuting Terpadu (KST) Pekon Wates Kecamatan Balikbukit.

Dalam kegiatan ini, lanjut dia, PKBI Cabang Lambar disamping memberikan materi tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yaitu HIV-AIDS, Kesehatan Reproduksi, Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) dan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), juga melakukan tes tertulis kepada para finalis Muli-Mekhanai tentang materi-materi tersebut, dan diakhiri dengan melakukan tes wawancara.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaring remaja yang peduli terhadap kesehatan reproduksi, yaitu remaja yang dapat menjaga kesehatan reproduksi dan seksualnya, tidak menggunakan NAPZA, tidak berperilaku seks bebas, peduli dan paham penyakit HIV-AIDS, dan melakukan pernikahan di usia yang matang.

“Dengan adanya Duta Kesproseks, kita harapkan akan menjadi contoh remaja-remaja yang lain, terutama remaja-remaja yang ada di Kabupaten Lampung Barat, dan umumnya remaja-remaja yang lain. Sehingga kita dapat menyongsong dengan baik era bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2020-2035,” kata dia.

Lanjut dia, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari visi PKBI yaitu menjadikan pusat unggulan Seksual and Reproductive Healt Right (SRHR) yang mandiri tahun 2020. 

Dengan misi, mengembangkan pusat informasi, edukasi, dan pelayanan kesehatan reproduksi. Lalu mengembangkan pemberdayaan masyarakat, dan melakukan advokasi kesehatan reproduksi. (lus/mlo)



Pos terkait