26 dan 43 Positif Covid Asal Bandarampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., menjelaskan terkait dengan penambahan 43 kasus Konfirmasi Positif Covid-19 total menjadi 1.729 orang di Lampung, Rabu (28/10).

“43 kasus tersebut berasal dari Kabupaten Lampung Selatan 4 Orang, 26 Orang Dari Kota Bandarlampung, Delapan orang Dari Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Tulangbawang Barat, 

Bacaan Lainnya


Kabupaten Tanggamus Masing-masing bertambah Satu orang. Kemudian dua orang Kabupaten Pesawaran,” kata Reihana.

Lanjutnya, untuk kasus baru sebanyak 16 orang dan hasil tracing 27 kasus.

Selesai isolasi bertambah 15 orang dan yang menjalani perawatan 11 orang, 32 melakukan isolasi mandiri. 

Kemudian untuk positif meninggal dunia bertambah dua orang asal Lampung Selatan dan Lampung Tengah total menjadi 70 kasus.

Pasien nomor 1.717 laki-laki 73 tahun dari Lampung Tengah. Tanggal 20 Oktober dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Harapan Bunda dengan keluhan tidak nafsu makan, demam dan hipertensi.

Tanggal 27 oktober 2020 pukul 23.00 WIB keadaan umum pasien menurun tensi drop dan pukul 00:08 dinyatakan meninggal dunia.

“Tanggal 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB hasil laboratorium dinyatakan terkonfirmasi covid-19. Penatalaksanaan jenazah dilaksanakan sesuai protokol Covid-19,” tambahnya.

Lanjutnya pasien 1.654 perempuan 46 tahun alamat Kabupaten Lampung Selatan merupakan kasus baru. Tanggal 22 Oktober 2020 Mulai mengeluh batuk dan sesak nafas.

Kemudian tanggal 24 Oktober  berobat pada rumah sakit swasta di Bandarlampung dan dilakukan pemeriksaan rapid tes hasil reaktif. 

Tanggal 25 Oktober dilakukan pemeriksaan swab 1 tanggal 26 Oktober terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan swab 1.

“Tanggal 26 Oktober Pukul 11.59 WIB pasien mengalami perburukkan keadaan, sesak bertambah berat. Pukul 12.17 WIB sesak semakin bertambah dan mengalami kejang, dan pukul 12.49 WIB dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga ruangan. Pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan protokol Covid-19,” tutup Reihana. (ded/mlo)




Pos terkait