26 Warga Lampura Positif Covid -19

  • Whatsapp
Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Lampura, Sanny Lumi

Medialampung.co.id – Beredar data nama-nama warga Kabupaten Lampung Utara (Lampura), yang terpapar Covid-19.

Warga pun dibuat panik akibat penyebaran virus corona begitu cepat. Pasalnya, dalam daftar tersebut sebanyak 26 warga Kabupaten Lampura, positif Covid-19. Sehingga, total keseluruhan sebanyak 76 kasus yang terinfeksi covid-19.

Bacaan Lainnya



“Hari ini, ada 26 warga kita yang dinyatakan positif  Corona,” kata Ketua Posko Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, Sabtu (12/9).

Sanny Lumi, yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Kominfo Lampura, menyayangkan data terkonfirmasi tersebut beredar di via telepon seluler melalui WA.

“Data itu, tidak bisa dibagikan ke publik. Hanya petugas-petugas terkait yang memilikinya. Jadi tidak boleh disebar nama maupun alamatnya,” kata Sanny.

Ia pun meminta, agar identitas warga yang terkonfirmasi tidak bagikan ke sembarang orang melalui seluler.

Sementara, ia juga tidak menarik jika di Kabupaten Lampura, per Sabtu (12/9) terdapat Ke-26 warga terpapar.

Dikatakannya, warga itu berinisial TR (69), warga Kotabumi, AM (36), warga Kotabumi, SS (40), warga Kotabumi, MAW (3), warga Kotabumi, MAP (6), warga Kotabumi, LS (39), warga Kotabumi, TO (34), warga Abung Barat, JA (50), warga Abung Barat, El (27), warga Abung Barat, DY (41), warga Abung Barat, AK (11), warga Abung Barat, EA (41), warga Kotabumi.

Selanjutnya, Su (55), warga Abung Barat, DY (59), warga Abung Barat, ADA (27), warga Abung Barat, R (25), warga Kotabumi, RM (24), warga Abung Barat, Ra (37), warga Bukitkemuning, AI (48), warga Abung Barat, EM (65), warga Kotabumi, Ru, warga Kotabumi, ZA (44), warga Kotabumi Selatan, GA (38), warga Kotabumi, NY (47), warga Abung Barat dan Ro (59), warga Kotabumi.

Paparan virus Corona pada Ke-26 kasus baru terbagi ke dalam dua kelompok (cluster). Dua kelompok penyebaran itu berasal dari cluster Kecamatan Abung Barat dan cluster Kecamatan Kotabumi.

“Paparannya berasal dari pasien sebelumnya di Abung Barat dan Kotabumi,” terangnya.

Menurut Sanny, seluruh pasien baru ini kebanyakan memiliki hubungan kekerabatan dengan pasien yang terlebih dulu terkena Covid-19. 

Hanya ada beberapa pasien baru yang tidak tergolong keluarga, namun diketahui sempat memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya.

“Dari ke-26 warga ini, kebanyakan memiliki kekerabatan dengan pasien sebelumnya,” kata dia.

Satu di antara‎ ke-26 orang tersebut, tercatat sebagai ASN di lingkungan Pemkab Lampura. 

Hasil rapid test yang bersangkutan sebelumnya memang reaktif dan hasil swab test kembali memperkuatnya.

“‎Mari perketat protokol kesehatan selama pandemi ini supaya tidak ada lagi penambahan kasus,” pungkasnya.(ozy/mlo)



Pos terkait