28.610 Anak di Lambar Belum Miliki KIA

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lambar mencatat hingga akhir Mei 2021 jumlah anak di kabupaten setempat yang belum memiliki kartu identitas anak (KIA) mencapai 28.610 orang. 

“Wajib KIA di Lampung Barat sebanyak 91.300 orang namun yang telah memiliki KIA baru 62.690 orang, jadi masih ada 28.610 orang lagi yang belum memiliki KIA,” kata Kabid Pendaftaran Penduduk A.K. Syamsul, S.I.P, mendampingi Kepala Disdukcapil Drs. Daman Nasir, M.M,.

Bacaan Lainnya


Dijelaskannya, sebanyak 28.610 anak di Kabupaten Lambar yang belum memiliki KIA, rinciannya Kecamatan Balikbukit 1.372 orang, Kecamatan Sumberjaya 2.512 orang, Kecamatan Belalau 721 orang, Kecamatan Waytenong 4.264 orang, Kecamatan Sekincau 1.640 orang, Kecamatan Suoh 1.897 orang, Kecamatan Batubrak 1.447 orang, dan Kecamatan Sukau 2.800 orang. Kemudian, Kecamatan Gedungsurian 1.358 orang, Kecamatan Kebuntebu 2.124 orang, Kecamatan Airhitam 1.234 orang, Kecamatan Pagardewa 2.276 orang, Kecamatan Batuketulis 1.129 orang, Kecamatan Lumbokseminung 755 orang, serta Kecamatan Bandarnegeri Suoh 3.081 orang. 

Menurut dia, program pembuatan KIA di Kabupaten Lambar telah digulirkan sejak empat tahun terakhir dan pada tahun ini pihaknya kembali memprogramkan pembuatan KIA dengan akan menyiapkan blangko sekitar 40.000 keping. “Bagi warga yang ingin membuat kartu KIA silahkan menyampaikan berkas ke Disdukcapil atau bisa melalui online,” kata dia.

Menurut dia, adapun persyaratan untuk pembuatan KIA yaitu fotocopy kutipan akta kelahiran, fotocopy kartu keluarga orang tua/wali, fotocopy KTP el kedua orang tuanya/wali. Kemudian, fotocopy akta perkawinan orang tua, fotocopy ijazah dan raport dan pas foto anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak dua lembar dengan latar belakang (Background) warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan warna biru untuk tahun kelahiran genap.

“Kita mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki KIA agar segera mengurusnya. Pembuatan KIA ini gratis,” pungkas dia. (lus/mlo)




Pos terkait