3 Guru Madrasah dan Satu Sekolah Madrasah Raih Penghargaan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebuah prestasi yang membanggakan berhasil diraih oleh tiga guru Madrasah dan satu sekolah Madrasah dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Barat.

Prestasi tersebut diraih oleh Erik guru asal MAN I Lambar yang meraih juara III kategori video pembelajaran kreativitas guru mengajar di masa Pandemi Covid-19, Nurgianto guru asal MI Nurul Iman Sekincau meraih juara 1 lomba Da’i Virtual dan Ruli Ramadhani guru asal MIN II Lambar yang meraih juara II Lomba Da’i Virtual serta MIN 2 Lambar yang berhasil meraih Sekolah Adiwiyata tahun 2020. 

Bacaan Lainnya

Atas keberhasilan itu, para guru dan Madrasah berprestasi itu mendapat sejumlah penghargaan yang diserahkan oleh Bupati Hi. Parosil Mabsus pada perayaan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-75 dan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di wisata bumi perkemahan puncak Mabarjaya, Pekon Sukaraja, Kecamatan Waytenong, Sabtu (29/11).

Kasi Pendidikan Madrasah Firdaus Sablie, M.Pd.I, mendampingi Plt. Kepala Kantor Kemenag Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih serta apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh para guru Madrasah dan sekolah Madrasah tersebut, ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi dan semangat bagi para seluruh guru maupun sekolah Madrasah untuk terus berlomba meraih prestasi.

“Semoga prestasinya semakin ditingkatkan karena kita tidak boleh mudah berpuas diri, dan yang lebih penting pencapaian ini harus menjadi motivasi bagi para guru maupun sekolah Madrasah supaya lebih banyak lagi yang aktif dan berprestasi,” kata Firdaus. 

Menurutnya, keberhasilan ini menandakan bahwa meski tengah dilanda pandemi Covid-19 namun tidak mengurangi semangat guru dan sekolah Madrasah untuk tetap berupaya memberikan akses pendidikan dan pembelajaran. 

“Pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini tentu harus membuat seluruh guru siap dengan perubahan yang terjadi di dunia pendidikan yang memaksa kita untuk beradaptasi dengan menggunakan Ilmu Telekomunikasi (IT) agar pembelajaran tetap berjalan dengan efektif. Perubahan sistem pembelajaran inilah diperlukan kreativitas seorang pendidik,” imbuhnya.(edi/mlo)

Pos terkait