31 PUK DPC Khusus FSPTI-SPSI Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Dilantik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 31 Pimpinan Unit Kerja  (PUK) DPC Khusus FSPTI-SPSI Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang periode 2020-2023 dilantik. 

Pelantikan tersebut dipimpin Ketua DPD FSPTI-SPSI Provinsi Lampung Hi. Jazuli Isa yang bertempat di Gedung Gumay Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung, Sabtu ( 10/10). 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kadisnaker Kota Bandarlampung, Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Ketua DPC Khusus FSPTI-SPSI Pelabuhan Panjang, Perwakilan KSKP Pelabuhan Panjang serta undangan lainnya.

Ketua DPD FSPTI-SPSI Lampung Hi. Jazuli Isa mengatakan bahwa pada hari ini merupakan pengukuhan PUK, karena PUK membawahi anggotanya di sekitar wilayah laut, dan untuk pekerja para anggota koperasi wajib mempunyai KTA yang dikeluarkan FSPTI, juga dibawah kendali ketua FSPTI.

“Begitu juga dengan koperasi TKBM, jadi anggota ada dua KTA yaitu pertama dari pekerja dan kedua dari koperasi ujarnya. Dari hasil pendapatan kemitraan pengusaha, ada namanya Tripatip yang merupakan ketetapan upah kerja, dan Tripartif itu ada 3 yaitu pengusaha, pemerintah,konfederasi serikat pekerja landasan hukum pendapatan,” terangnya. 

Tambah, Ketua DPC Khusus FSPTI–SPSI Pelabuhan Panjang Ghozali, Sebanyak 31 PUK dilantik dari 1.221 anggota Koperasi TKBM dan Pelantikan Pimpinan Unit Kerja (PUK) DPC Khusus FSPTI-SPSI Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang. 

“Intinya kita ingin membenahi pekerja Pelabuhan Panjang yang selama ini mungkin banyak carut marutnya didalam soal perubahan, bersaingnya seluruh perusahaan yang ada di Pelabuhan Panjang tidak merata,” kata dia.

Dia menerangkan, Maka dari itu kami DPC Khusus FSPTI–SPSI Pelabuhan Panjang  mengajak kepada Pimpinan Unit Kerja yang telah dilantik pada hari ini, dan semua stakeholder, serta pengurus PUK di Pelabuhan Panjang yang secara langsung merasakan upah karena upah pekerja itu ada yang sesuai dan ada yang tidak sesuai tarifnya. 

Tambah dia, selain permasalahan upah jadi tujuannya agar para anggota Koperasi TKBM Sejahtera, dan para anggota koperasi bisa menghuni perumahan percepatan agar selesai dan bisa dihuni. Karena kita tahu bahwa anggota Koperasi TKBM ini  hampir mayoritas tidak mempunyai rumah.

“Maka dengan ini kita mencoba untuk duduk bersama dengan PUK membahas masalah upah ini beserta dengan instansi terkait yang ada di pelabuhan Panjang untuk menyamakan tarifnya. Karena itu, kita akan samakan permasalahan upah buruh ini kepada stakeholder membahas permasalahan–permasalahan ini dan upaya apa yang akan kita tempuh yang ada di Pelabuhan Panjang,” terang dia.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Agus Sujatma, menambahkan, kegiatan ini sangat positif dimana seluruh supervisi yang ada di PBM agar mempunyai payung hukum, dimana FSPTI ini berbadan hukum, maka secara aturan AD/ART mereka harus dibentuk PUK, di masing-masing sektor,

“Unit usahanya untuk berkoordinasi agar apa yang menjadi keluhan anggota Koperasi TKBM bisa menyampaikan aspirasinya pada serikat pekerjanya,” ujarnya.

Lanjutnya, Karena SPTI dan Koperasi TKBM ini adalah satu mitra, dimana kedua lembaga ini saling mengontrol, yang intinya tujuan utama yaitu untuk perubahan-perubahan kesejahteraan para anggota Koperasi TKBM.

“Selain itu juga kami juga akan bekerjasama dengan pemerintah terkait perumahan buruh dan mungkin perumahan ini akan melalui BTN, agar program pembangunan cepat terwujud dan  buruh dapat menikmati dalam pembangunan perumahan ini,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bandarlampung, Wan Abdurrahman, atas nama Pemerintah Kota Bandarlampung, sangat mengapresiasi dengan adanya Pelantikan PUK DPC Khusus FSPTI-SPSI Koperasi Pelabuhan Panjang periode 2020-2023.

“Semoga pengurus dan segenap anggotanya amanah untuk menjalankan hak dan kewajibannya saya berharap semua pekerja tetap sejahtera sesuai dengan aturan dan untuk para pengurus agar selalu amanah dalam menjalankan kepengurusan,” harapnya.

Pelantikan Pimpinan Unit Kerja  (PUK ) DPC Khusus FSPTI-SPSI Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang periode 2020-2023 berlangsung aman dan kondusif serta menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (ion/mlo)



Pos terkait