31 Puskesmas di Kota Bandarlampung Terima Bantuan APD dari BNPB

  • Whatsapp
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Syamsul Rahman

Medialampung.co.id – Ketua Forum Kepala Puskesmas Kota Bandarlampung Dr Gigi Rini Alita, M.Kes menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD yang sangat dibutuhkan tim medis dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Bantuan 500 APD dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dibagikan kepada 31 Puskesmas di Kota Bandarlampung, Senin (20/4).

Bacaan Lainnya



Rini yang merupakan kepala Puskesmas Kedaton tersebut menjelaskan jika bantuan APD tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tim medis dalam melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 di Bandarlampung.

“Sebelumnya juga kami sudah mempunyai pengadaan untuk perlindungan diri. Belum lagi dari Dinas Kesehatan juga kita ada serta bantuan-bantuan lainnya sudah dibagi ke kita, dan untuk hari ini kita mendapatkan kembali bantuan Masker N95 dan 10 stel baju Hazmat,” tuturnya.

Rini juga menuturkan jika alat pelindung diri atau APD bisa tercukupi serta berharap wabah ini segera berakhir dan situasi kembali normal.

“Untuk setiap Puskesmas dalam setiap pemeriksaan kita tetap menggunakan rapid test dan diutamakan yang melakukan kontak langsung dengan pasien yang mempunyai keluhan gejala Covid-19 saja,” imbuhnya.

Bantuan APD tersebut, lanjut rini, akan diberikan untuk personil yang bertugas di Puskesmas Kota Bandarlampung. Apalagi walikota Herman HN sangat memperdulikan keamanan untuk tenaga medis yang ada di Puskesmas, karena mereka juga salah satu garda terdepan untuk penanganan Covid-19.

“Sedangkan untuk yang di rumah sakit ada yang 10 APD dan ada yang 30 APD, kalau untuk Puskesmas 10 APD, jadi pembagian nya di sesuaikan dengan kebutuhan tenaga medis yang berada di tiap Rumah sakit dan Puskesmas, pungkasnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Syamsul Rahman menjelaskan pembagian 500 unit APD yang dikirim dari BNPB dari 500 unit tersebut dibagikan ke 31 Puskesmas masing-masing 10 unit baik itu rawat inap maupun rawat jalan.

“Dan ini harus secepatnya dibagikan ke rumah sakit negeri, swasta dan seluruh puskesmas yang ada di Kota Bandarlampung, sedangkan untuk 8 Rumah  Sakit di Kota Bandarlampung masing-masing kita bagikan 20 APD kemudian untuk RSUD A. Dadi 30 APD,” ujarnya.

Selain itu untuk penyemprotan desinfektan pihaknya tetap rutin melakukannya setiap harinya. “Kita berharap agar wabah Covid-19 cepat berlalu,” imbuh Syamsul. (*/mlo)



Pos terkait