338.839 Jiwa Penduduk Lambar Akan Diverifikasi 

  • Whatsapp
Kepala BPS Lambar Amiruddin, S.Si , M.M

Medialampung.co.id  –  Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Lambar telah memasuki hari ketiga, hari ini, (3/9).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lambar Amiruddin, S.Si , M.M, mengungkapkan,  total jumlah penduduk Kabupaten Lampung Barat di daftar penduduk (DP) yang akan diverifikasi sebanyak 338.839 jiwa, termasuk didalamnya sebanyak 60.937 jiwa sudah terdaftar saat sensus penduduk online (SPOnline) yang telah dilaksanakan Februari-Mei 2020 yang lalu

Bacaan Lainnya



“Seluruh penduduk didata, termasuk yang sudah terdaftar saat SPOnline, tetapi untuk yang sudah SPOnline hanya update data kondisi pendataan, yaitu apakah ada perubahan jumlah penduduk dalam keluarga tersebut.  Perubahan bisa bertambah atau berkurang,” ujar Amiruddin, Kamis (3/9)

Sedangkan penduduk yang belum SPOnline, lanjut dia, keluarganya harus mengisi dokumen tambahan yang nantinya akan diambil kembali oleh petugas setelah selesai diisi.

“Jadi yang sudah SPOnline dikunjungi 1 kali saja, sedangkan yang belum SPOnline minimal 2 kali dikunjungi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, ada sebanyak 97.516 keluarga di daftar penduduk (DP) yang harus diupdate, 15.066 keluarga sudah mengisi SPOnline dan dinyatakan datanya valid. Sedangkan sisanya 82.450  keluarga yang nantinya harus mengisi C1 (berisi pertanyaan mengenai kondisi anggota rumah tangga dan sosial ekonomi keluarga).

Khusus untuk Kecamatan Air Hitam hampir setengah keluarganya sudah mengisi SPOnline (46,74 %) sehingga petugas di sana pada saat sensus penduduk sekarang boleh dikata kerjanya jauh lebih ringan dibanding kecamatan lainnya di Kabupaten Lampung Barat.

“Hasil ini juga sangat diapresiasi oleh BPS, sehingga Kecamatan Air Hitam mendapatkan penghargaan dari BPS Provinsi Lampung dalam capaian SPOnline bulan Februari-Mei 2020 yang lalu,” kata dia.

Pihaknya berharap agar moment Sensus Penduduk September ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperbaiki data kependudukannya dengan membantu petugas Sensus Penduduk yang akan berkunjung ke rumah-rumah penduduk langsung secara door to door.

“Data kependudukan ini sangat penting bagi pemerintah di tingkat pusat sampai di pemerintahan yang paling bawah yaitu pekon/desa sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan. Termasuk perencanaan dalam masa Covid-19 maupun pasca Covid-19, yang sudah kita rasakan dampaknya saat ini dan butuh perhatian dan perencanaan yang baik di masa depan,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait