37 Sampel Kopi Dikirim ke Bandung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Pendaftaran lomba uji citarasa kopi yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lambar, resmi ditutup kemarin, Jumat (21/6/2019).

“Sampai hari terakhir pendaftaran, sudah 37 sampel kopi yang dikirim kepada tim penguji yaitu Caffe 5758 di Bandung, rinciannya satu sampel dikirim langsung oleh pemiliknya dan sisanya melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan,” ujar Kabid Perkebunan Sumarlin, S.P mendampingi Plt. Kepala Disbunnak Ir. Agustanto Basmar, M.Si, kemarin.

Bacaan Lainnya



Dipaparkannya, 37 sampel kopi yang dikirim tersebut berasal dari 11 kecamatan yakni Kecamatan Lumbokseminung, Kecamatan Batubrak, Kecamatan Suoh, Kecamatan Balikbukit, Kecamatan Gedungsurian, Kecamatan Batuketulis, Kecamatan Waytenong, Kecamatan Sumberjaydisfdddda, Kecamatan Airhitam, Kecamatan Belalau, Kecamatan Sekincau. Sedangkan empat kecamatan yaitu Kecamatan Sukau, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Kecamatan Pagardewa dan Kecamatan Kebuntebu tidak mengirimkan sampel kopi, itu karena disebabkan belum panen atau belum siap untuk mengikuti lomba uji citarasa kopi tingkat Kabupaten Lambar tahun 2019.

Tujuan kompetisi uji citarasa kopi ini, lanjut Sumarlin, adalah inventarisasi karakteristik mutu fisik dan citarasa kopi fine robusta/Specialty Lambar, memiliki kopi fine robusta/Specialty Lambar hasil panen tahun ini yang memiliki mutu fisik dan citarasa terbaik, serta mendukung pemantapan dan pengembangan produksi kopi robusta Specialty di Kabupaten Lambar untuk pasar ekspor dan pasar domestik.

“Selain itu, untuk mendorong lahirnya kopi-kopi yang berkualitas dan bercitarasa baik, mendorong agar kopi-kopi Specialty di Lambar dapat terus mempertahankan citarasanya, serta mendorong peningkatan nilai jual kopi Lambar khususnya kopi-kopi yang berkualitas baik,” imbuhnya.

Seraya menambahkan, bagi pemenang juara I akan mendapatkan hadiah berupa sertifikat dan dana pembinaan Rp3 juta, juara II akan menerima hadiah sertifikat dan dana pembinaan Rp2 juta, sedangkan juara III akan menerima hadiah sertifikat dan dana pembinaan Rp1 juta. ” Untuk pemenang akan kita umumkan pada kegiatan penutupan festival kopi yang diselenggarakan pada bulan Juli mendatang,” tutupnya. (lus/mlo)



Pos terkait