4.000 Unit Lebih RTLH Belum Terjangkau

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id Pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), sejak 2017 hingga 2019, berdasarkan basis data terpadu (BDT) pemutakhiran data terbaru masih sekitar 70 persen atau 4.000 lebih jumlah RTLH yang belum terjangkau oleh Pemkab setempat dari target 6.500 unit RTLH.

Kabid Perumahan Rakyat, Haikal Fasya, S.Ip., mendampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pesbar, Ir. Armand Achyuni, menjelaskan penanganan 70 persen RTLH di Kabupaten Pesbar itu memang belum terjangkau oleh Pemkab setempat.

Bacaan Lainnya



“Dari jumlah 6.500 unit RTLH sejak 2017 hingga 2019 sudah sekitar 2.000 unit lebih RTLH yang sudah dijangkau diperbaikan melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi RLH dari pemerintah pusat,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, masih ada sekitar 4.000 lebih RTLH yang belum terealisasi. Kedepan dirinya berharap sesuai harapan Pemkab setempat dapat selesai di 2024 mendatang. Pihaknya juga berharap tidak ada lagi penambahan jumlah data RTLH di Pesbar. Sebab sebelumnya data untuk jumlah RTLH di Pesbar berkisar 5.000 unit lebih, karena ada pemutakhiran.

Sehingga jumlahnya bertambah menjadi 6.500 unit, meski begitu pihaknya berharap dalam penanganan RTLH menjadi RLH di Kabupaten Pesbar tidak terkendala, karena sebagian besar penanganannya juga masih mengandalkan anggaran dari Pemerintah Pusat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).

“Ditahun 2019 ini Pemkab Pesbar mendapat kucuran dana BSPS dari pemerintah pusat itu untuk 668 unit RTLH, saat ini semuanya sudah direalisasikan,” jelasnya.

Sedangkan, masih kata Haikal, pada usulan di tahun anggaran 2020 mendatang rencananya akan kembali mendapat BSPS untuk 600 unit lebih RTLH. Secara bertahap Pemkab akan terus berupaya agar seluruh RTLH di Kabupaten Pesbar yang elah masuk dalam data DPRKP itu semuanya bisa ditangani secara maksimal.

“Mudah-mudahan BSPS untuk RTLH menjadi RLH di Pesbar ini bisa rampung hingga 2024 mendatang, sesuai target Pemkab setempat, sehingga kedepan jumlah RTLH akan terus berkurang,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait