4.824 KPM di Pesbar Mulai Terima BST

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 4.824 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap I (pertama) atau bulan Januari tahun 2021 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI)), melalui kantor Pos yang ada di Kabupaten setempat, Senin (11/1).

Kabid Pemberdayaan Sosial, Rena Novasari, S.H, M.M., mendampingi Kepala Dinas Sosial Pesbar, Agus Triyadi, S.Ip, M.M., mengatakan untuk tahap pertama di tahun 2021 berdasarkan data dari pemerintah pusat serta dari hasil verifikasi untuk penerima BST itu totalnya 4.824 KPM, dimana setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan atau setiap tahap pencairan.

Bacaan Lainnya

“Dari 4.824 KPM pada tahap pertama dengan jumlah dana bantuan Rp300 ribu untuk setiap KPM itu, sehingga total anggaran yang dikucurkan untuk BST di Kabupaten Pesbar ini mencapai Rp1.447.200.000,” katanya.

Dijelaskannya, berdasarkan informasi sementara bahwa pencairan BST di tahun 2021 sebesar Rp300 ribu per KPM per bulan itu rencananya akan diberikan selama empat bulan, terhitung sejak Januari hingga April 2021 nanti. Kemungkinan, jumlah penerima BST pada tahap berikutnya nanti akan ada perubahan.

“Karena data KPM penerima BST itu juga sesuai dengan data dari pemerintah pusat dan hasil verifikasi di Dinas Sosial Pesbar, sehingga diharapkan bisa lebih tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang ada,” jelasnya.

Sedangkan, kata dia, dalam pencairan dana BST pada tahap pertama di tahun 2021 sebagai upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini sama dengan tahun sebelumnya, yakni sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh kantor Pos selaku penyalur BST dari Pemerintah Pusat. Seperti pada pencairan BST tahap pertama yang dipusatkan di kantor Pos Krui hari ini untuk KPM dari Kecamatan Karyapenggawa.

“Begitu juga dengan kecamatan lain pengambilannya menyesuaikan jadwal. Hal itu juga untuk menghindari terjadinya kerumunan dan sebagainya. Kita tentu berharap BST yang telah direalisasikan itu dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh KPM,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)


Pos terkait