40 Tour Guide Lambar Jalani UJi Kompetensi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 40 orang tour guide (pemandu wisata) di Kabupaten Lampung Barat, mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Rafflesia, Jakarta dipusatkan di Wisma Sindalapai Minggu (20/9).

Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar Cekden Hamdan mengungkapkan, tour guide merupakan sebuah profesi yang bertugas untuk memberikan bantuan, informasi, dan interpretasi warisan budaya, sejarah, serta kontemporer kepada wisatawan di suatu destinasi wisata, karena itu pentingnya legalitas para Tour Guide untuk menjalankan tugasnya.

Bacaan Lainnya



”Jumlah pendaftar pada uji kompetensi tour guide yang dilakukan secara online beberapa waktu lalu cukup banyak sekitar 150 orang, namun karena kondisi pandemic Covid-19 ini maka untuk pelaksanaan uji kompetensi dilakukan terbatas, dan untuk di Lambar ini dibatasi sebanyak 40 orang saja,” ungkap Cekden, mendampingi kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani.

Dalam uji  kompetensi tersebut, kata dia, peserta mengikuti uji tertulis, ujian wawancara, dan juga pengenalan potensi  pariwisata di kabupaten setempat. Para peserta begitu antusias mengikuti jalannya uji kompetensi tersebut, terlebih itu menjadi momen yang ditunggu mengingat menjadikan para tour guide di Lambar memiliki legalitas sehingga akan mampu menanamkan kepercayaan para wisatawan.

”Kepercayaan para tourism terhadap pemanduan itu menjadi hal terpenting  dilaksanakannya uji kompetensi  ini, dan pemanduan tidak sembarangan namun harus memiliki legalitas,  karenanya dengan mengikuti uji kompetensi ini mereka akan mendapatkan legalitas sebagai pemandu wisata,” kata dia.

Dengan telah mengikuti uji kompetensi, lanjut Cekden,  maka  pihaknya berharap para tour guide  akan mampu  memberikan pelayanan sebaik  mungkin  terhadap para wisatawan yang berkunjung. Terlebih, dari tahun ke tahun jumlah wisatawan yang berkunjung ke kabupaten setempat terus meningkat.

”Uji kompetensi ini tidak hanya sebatas untuk legalitas mereka saja, namun juga mampu menjadikan mereka sebagai pemandu wisata yang juga mampu memberikan   pelayanan terbaik dan mampu mengenalkan destinasi wisata di Lambar  secara luas,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait