42 Pelamar CPNS Lambar Ajukan Sanggahan

  • Whatsapp
Kepala BKPSDM Lambar Nukman MS

Medialampung.co.id – Masa sanggahan bagi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 telah berakhir hari ini, Kamis (19/12). Dari 463 pelamar CPNS di Kabupaten Lampung Barat, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan  pengumuman hasil seleksi administrasi tes CPNS Lambar, terdapat 42 peserta yang mengajukan sanggahan.

“Total sanggah yang masuk SSCN sebanyak 42,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Drs. Nukman, M.M.

Bacaan Lainnya



Menurut dia,  pendaftar CPNS yang diverifikasi TMS, dapat melakukan proses sanggahan melalui tahap masa sanggah. Masa sanggah adalah waktu pengajuan sanggah yang diberikan kepada pendaftar untuk melakukan sanggahan terhadap pengumuman seleksi administrasi CPNS 2019. Pendaftar dapat melakukan sanggahan maksimal tiga hari pasca pengumuman seleksi administrasi, adapun masa sanggah dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2019 hingga 19 Desember 2019. “Mereka tidak upload sesuai denga persyaratan pendaftaran CPNS,” kata dia.

Lebih jauh Nukman mengatakan, sesuai dengan jadwal penerimana CPNS,  pendaftaran pada tanggal 11-26 November tahun 2019, verifikasi berkas 13 November-12 Desember tahun 2019, penutupan verifikasi 12 Desember 2019, pengumuman hasil seleksi administrasi pada tanggal 12-16 Desember 2019, masa sanggah 16-26 Desember tahun 2019, pelaksanaan seleksi SKD 27 Januari-28 Februari 2020. Kemudian, pengumuman hasil SKD 27 Januari-28 Februari 2020, pengumuman hasil SKD 25 Maret-10 April 2020, penyampaian hasil seleksi 27-30 April 2020, pengumuman hasil seleksi 1 Mei 2020, serta penetapan usul NIP pada tanggal 1 Mei-15 Juni 2020.

“Untuk lokasi tes CPND Kabupaten Lambar rencananya akan diadakan di kampus Institut Teknologi Sumatra (ITERA) di Bandarlampung,” pungkas dia.

Sekadar diketahui, dari hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS, jumlah  pelamar yang lulus seleksi 5.756 pelamar, dengan rincian  pelamar untuk formasi  guru berjumlah 2.215 orang, pelamar untuk formasi kesehatan berjumlah 1.154 orang dan pelamar untuk formasi teknis berjumlah 2.387 orang.

Sementara untuk jumlah pelamar yang tidak memenuhi syarat berjumlah 463 orang dengan alasan, seperti surat lamaran tidak ditulis tangan, tidak meng upload ijazah dan trasnkip nilai asli, kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan jabatan  yang di lamar, STR bidan tidak di upload dan tidak terbaca oleh system, tidak meng-upload pasphoto, e-KTP, dan dokumen yang di upload tidak terbaca dengan jelas. (lus/mlo)



Pos terkait