425 Paket Santunan Kematian Habis Terserap, Dinsos Ajukan Penambahan 500 Paket

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Barat mengajukan pengadaan 500 paket sembako untuk santunan kematian pada APBD Perubahan tahun 2021 ini, setelah 425 paket sembako yang dianggarkan pada APBD murni habis terserap. 

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Lambar Ferri Istanto, SE., mengungkapkan, pada tahun 2021 ini pihaknya menggulirkan program baru berupa santunan kematian, berupa paket sembako yang terdiri dari beras sebanyak 20 kilogram, minyak goreng lima liter, telor dua karpet, sarden delapan kaleng, gula lima kilogram dan air mineral sebanyak tiga dus.

Bacaan Lainnya

“Hingga Juni 2021 lalu stok Sembako santunan kematian telah habis. Di awal 2021 kita menyiapkan Sembako sebanyak 425 paket, sehingga kami mengusulkan penambahan di anggaran perubahan, sebanyak 500 paket, ” ujarnya.

Saat ini, jelas Ferri, yang sudah mendaftar dan masuk data namun belum diberikan Sembako sekitar 300. “Semoga  usulan  di anggaran perubahan di terima sehingga nanti bisa langsung didistribusikan kepada penerima bantuan di masing-masing Pekon dan Kecamatan,” ungkapnya.

Mengenai persyaratan untuk mendapat bantuan Sembako santunan kematian jelas Ferri, cukup dengan surat kematian yang dikeluarkan oleh Pekon tempat tinggal warga yang meninggal dunia.

“Jadi harus ada surat kematian dari pekon melalui kecamatan dan diusulkan pihak Kecamatan lalu kita ajukan dengan dinas kependudukan untuk dibuatkan akta kematian, baru Sembako diterima,” kata dia seraya menambahkan untuk pendistribusian tambahnya, langsung diserahkan dengan pihak kecamatan dan diteruskan petugas kecamatan langsung kepada masyarakat penerima bantuan. (nop/mlo)


Pos terkait