5 Hektare Padang Ilalang di Suoh Kembali Terbakar

  • Whatsapp
Musibah kebakaran di Hutan TNBBS tepatnya di zona pemanfaatan di dekat lokasi wisata danau lebar, Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh Lampung Barat berupa hamparan tanaman ilalang terbakar Kamis siang (14/11). - Foto Dok

Medialmapung.co.id – Musibah kebakaran di Hutan Taman Nasional Bukti Barisan Selatan (TNBBS) tepatnya di zona pemanfaatan di dekat lokasi wisata danau lebar, Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh Lampung Barat berupa hamparan tanaman ilalang terbakar, Kamis siang (14/11).

Tidak diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut, hanya saja diperkirakan sekitar lima hektar lebih padang ilalang terbakar. Proses pemadaman dilakukan oleh petugas TNBBS Resort Suoh bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat di wilayah itu sehingga api berhasil dipadamkan sebelum meluas.

Bacaan Lainnya



Kepala TNBBS Wilayah II Liwa Amri, S.Hut, M.Hum., mengatakan, musim kemarau yang panjang membuat lahan di wilayah itu rentan sekali mengalami kebakaran, dan meskipun patroli serta imbauan kepada masyarakat terus dilakukan pihaknya sejak mulai memasuki musim kemarau namun kebakaran tetap tidak bisa terelakkan.

”Untuk lahan yang  terbakar itu berupa padang ilalang, yang memang rentan sekali terbakar. Upaya meminimalisasi terjadinya hal itu sebenarnya terus dilakukan oleh petugas, namun karena mungkin akibat gesekan atau penyebab lainnya maka kebakaran itu kembali terjadi,” kata dia.

Menurut Amri, mengingat lahan yang terbakar berupa padang ilalang  maka untuk proses penghijauan kembali itu tidak membutuhkan waktu lama, karena ilalang akan kembali tumbuh bahkan bisa lebih subur dari sebelumnya.

”Seperti padang ilalang seluas lebih dari 100 hektare yang terbakar beberapa waktu lalu, saat ini sudah menghijau kembali, dan tampak subur, sehingga kita tetap bersyukur yang terbakar itu hanya ilalang bukan hutan belukar yang ditumbuhi pepohonan,” kata dia.

Amri kembali mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga agar kebakaran tidak kembali terjadi, salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran apapun saat melintasi atau saat berkunjung ke lokasi wisata, serta tidak membuang punting rokok sembarangan karena itu bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

”Selain itu kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang begitu sigap dan bersama-sama  melakukan pemadaman saat musibah kebakaran terjadi, semoga kedepan kerjama ini bisa terus terjalin,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait