53,3 Persen Kabupaten/Kota di Zona Merah Berisiko Tinggi Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Gubernur Lampung Ir. Hi. Arinal Djunaidi pimpin rapat koordinasi penanganan dan vaksinasi Covid-19 provinsi Lampung di gedung Pusiban, Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (19/1).

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal mengatakan saat ini 53,3 persen kabupaten/kota berada di zona merah berisiko tinggi penyebaran Covid-19, yaitu Kabupaten Pringsewu, Bandarlampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus dan Lampung Timur.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengatakan pada tanggal 14 Januari 2021 sudah melaksanakan Kick off vaksinasi.

“Kepala Daerah Bupati dan Walikota agar dapat mengajak mengawal dan sebagai influencer diharapkan dapat memotivasi dimana pada tahap awal ini adalah sasaran tenaga kesehatan untuk kesuksesan vaksinasi Covid-19,” ungkap Arinal.

Ia juga menjelaskan terkait dengan vaksinasi sesuai dengan instruksi presiden bahwasanya vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat tidak berikan biaya sama sekali.

Kemudian seluruh jajaran kabinet Kementerian,lembaga dan Pemerintah daerah agar memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

Memprioritaskan dan merelokasi anggaran terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis kemudian meminta masyarakat untuk terus menjalankan disiplin 3M.

“Menyiapkan sarana prasarana untuk penyimpangan distribusi Vaksin, menyiapkan sarana prasarana terkait vaksinasi Puskesmas, rumah sakit, dan dana Menyiapkan sdm dan vaksinator, persiapan tim monitoring sebelum pelaksanaan vaksinasi,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah membuat Surat Keputusan (SK) Komda kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). SK Pokja pelaksanaan vaksin Covid-19.

Perlu dialokasikan dana dari pemda untuk penanganan KIPI bagi masyarakat tidak memiliki BPJS, seluruh rumah sakit  menyiapkan terkait penanganan KIPI, seluruh puskesmas dan rumah sakit melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 kemudian menyiapkan satu ruang untuk penanganan anafilaktik dan kit anafilaktik yang tidak bergabung dengan perawatan rutin.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung,Fahrizal Darminto Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mingrum Gumay, Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom., Wakapolda Lampung Brigjen. Pol. Drs. Subiyanto, Ketua Komisi V Yanuar Irawan dan juga walikota dan bupati se-Provinsi Lampung.

Berdasarkan pantauan medialampung.co.id acara tersebut dilanjutkan pemaraparan teknis dan ide dari pihak-pihak terkait. (ded/mlo)


Pos terkait