59 Anak di Lambar Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19 

  • Whatsapp
Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DP2KBP3A Lambar, Nilawati, S.H

Medialampung.co.id – Dinas Pengendalian Pendudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lambar, mencatat ada 59 anak yang orangtuanya meninggal dunia akibat Coronavirus Disease (Covid-19).

“Untuk data sementara terdapat 59 anak yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19 itu dan data ini akan kita cek kembali,” ungkap  Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Nilawati, S.H., mendampingi Kepala DP2KBP3A M Henry Faisal, S.H, M.H, Senin (27/9).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, sebanyak 59 anak yang kehilangan orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19 tersebut tersebar di Kecamatan Waytenong, Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Balikbukit, Kecamatan Batuketulis, Kecamatan Sekincau, Kecamatan Batubrak dan Kecamatan Pagardewa, serta Kecamatan Kebuntebu. 

“Data sebanyak 59 anak yang kehilangan orangtua tersebut kita peroleh dari Dinas Sosial,” kata dia.

Disinggung apakah ada bantuan dari DP2KBP3A untuk anak yang kehilangan orangtuanya akibat Covid-19. Nilawati mengaku bahwa untuk bantuan dari DP2KBP3A tidak ada. 

“Untuk bantuan dari kita (DP2KBP3A) tidak ada, namun kemungkinan ada dari Dinsos, jadi coba konfirmasi ke Dinsos,” katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabid Rehabilitasi Sosial Pathan, S.E, M.M., mendampingi Kepala Dinas Sosial Jaimin, S.I.P mengungkapkan, untuk bantuan bagi anak yang kehilangan orangtuanya akibat Covid-19 dari Pemkab Lambar dan Pemerintah Provinsi tidak  ada, hanya saja untuk bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) rencananya ada.

“Kemensos telah meminta data ke kita (Kabupaten), bahkan mereka telah mengirimkan format hingga tiga kali ganti format.  Sejauh ini kita baru mengirim data  ke Kemensos melalui aplikasi sebanyak 45 orang yang memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kemensos,” ungkap Pathan seraya menambahkan, sebanyak 45 anak tersebut berusia dibawah 18 tahun. 

Masih kata dia, terkait bantuan dari Kemensos, sejauh ini pihaknya masih menunggu informasi dari Kemensos terkait kuota, jenis dan nilai bantuan.

“Untuk jumlah kuota, jenis dan nilai bantuan kita belum tahu seperti apa karena masih menunggu informasi dari Kemensos,” tutupnya. (lus/mlo)


Pos terkait