60 KPM di Pekonbalak Terima BLT-DD untuk Empat Bulan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekonbalak Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Selasa (13/4).

Penyaluran BLT-DD untuk periode Januari hingga bulan April tersebut dihadiri Camat Batubrak Mat Suhyar, S.I.P, Peratin Pekonbalak Edison, Bhabinkamtibmas, babinsa serta jajaran aparatur pekon di balai pekon setempat.

Bacaan Lainnya


Peratin Pekonbalak Edison menerangkan bahwa besaran penyaluran BLT-DD untuk empat tahap tersebut disalurkan kepada 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan besaran Rp300 ribu perbulan.

“BLT-DD yang kita salurkan ini langsung empat bulan sehingga masing-masing KPM menerima sebesar Rp1,2 Juta. Semoga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama di tengah bulan suci Ramadhan saat ini,” ujar Edison.

Ia menegaskan bahwa pada penerima BLT-DD tersebut merupakan warga kurang mampu dan terdampak Covid-19, serta tidak termasuk sebagai menerima bantuan lainnya, baik dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun Bansos Kabupaten. 

“Tentunya Program ini mendapat respon yang antusias dari masyarakat, semoga dengan bantuan yang ada semakin memotivasi warga untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan wabah covid-19 yang hingga kini belum berakhir,” harapnya.

Sementara itu, Camat Batubrak, Mat Suhyar menambahkan bahwa ia berharap dengan adanya program BLT-DD ini, akan membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhan pokoknya. Sehingga dampak ekonomi dari wabah Covid-19 ini dapat tertanggulangi. 

“BLT-DD yang disalurkan langsung empat tahap ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat selama pandemi Covid-19. Atas dasar itu, kita berharap bantuan ini digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan,” pesannya.

Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan (3M) serta terus meningkatkan upaya ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang selama ini belum tergarap maksimal. (edi/mlo)




Pos terkait