78 Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Pos Pam Pinusan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dipuncak arus balik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, 2021 Masehi, tepatnya pada Minggu (16/5), sebanyak 34 anggota gabungan melakukan penjagaan di Pos Pam Penyekatan Operasi Ketupat Krakatau perbatasan Kabupaten Lampung Barat dengan Lampung Utara, yakni ruas jalan nasional Pinusan Kecamatan Sumberjaya.

Petugas pelaksana tersebut dari Polri sebanyak 20 personil, BKO Brimob Dua Personel, TNI tiga personil, Satpol-PP Lambar Dua personil, Dinas Perhubungan (Dishub) Lambar Dua personil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar Dua personil dan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sumberjaya Tiga personil. 

Bacaan Lainnya


Kapolsek Sumberjaya Kompol Kadengan, mendampingi Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik., M.H., melalui Kapos Pam Vinus, Ipda Mahmudi mengatakan, beberapa kegiatan yang dilakukan seperti patroli dan pengaturan lalu lintas (lalin), melaksanakan pemeriksaan dan penyekatan terhadap kendaraan arus mudik dan arus balik wilayah Kabupaten Lambar. 

Selanjutnya memberikan edukasi dan himbauan terkait peraturan lalin dalam menegakkan dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di perjalanan guna mencegah mewabahnya virus Covid-19. Serta menyampaikan larangan pemerintah untuk tidak melakukan mudik lebaran tahun 2021.

Termasuk memberikan teguran bagi pengendara dan penumpang apabila ditemukan berasal dari luar wilayah Lampung Barat saat berkendaraan tidak mematuhi prokes

Dijelaskan Mahmudi, dalam operasi tersebut hasil yang dicapai, yakni situasi Kamseltibcar Lantas berjalan dengan aman dan kondusif, laka lantas Nihil, Masyarakat pengguna jalan raya dapat memahami peraturan berlalu lintas dengan mematuhi prokes guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kemudian masyarakat mengerti serta memahami terkait larangan mudik lebaran demi keselamatan bersama, menerapkan protokol kesehatan bagi pengguna jalan raya dengan mengikuti (5M) antara lain mencuci tangan,menjaga jarak,menggunakan masker,menghindari kerumunan dan membatasi berinteraksi pada saat lebaran idul fitri.

“Kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif, adapun kendaraan yang dilakukan putar balik sampai dengan saat ini dikarenakan tidak membawa dokumen dari Gugus tugas,” tegasnya.

Dan jumlah Kendaraan yang harus putar balik selama satu hari ini, Kendaraan roda empat (R4) Minibus sebanyak 16 unit, Kendaraan Roda dua (R2) Sebanyak 62 unit. (r1n/mlo)




Pos terkait