8 Ekor Sapi Arisan Pejabat Pemkab Lambar Siap Dikurban

  • Whatsapp
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekdakab Lambar Syafarudin, S.Pd, M.Pd.I

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat tidak menganggarkan pembelian hewan kurban dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kendati begitu  puluhan pejabat di lingkungan pemkab setempat, baik eselon II, III hingga eselon IV arisan untuk melakukan pembelian hewan ternak khususnya sapi yang akan disembelih pada hari raya idul adha yang jatuh pada Jumat 31 Juli mendatang. 

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lambar Syafarudin, S.Pd, M.Pd.I., mengungkapkan, delapan ekor sapi tersebut akan diserahkan oleh para pejabat tersebut kepada panitia kurban di sejumlah masjid, yang nantinya akan disembelih dan akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Bacaan Lainnya



“Kalau yang dianggarkan di APBD dipastikan tidak ada, hanya saja puluhan pejabat arisan untuk membeli sapi, dan hingga saat ini diketahui sekitar delapan ekor sapi yang nantinya diserahkan ke panitia kurban di Masjid-masjid, seperti Islamic Centre dan masjid-masjid lainnya untuk disembelih,” ungkap Syafarudin. 

Sementara itu terkait dengan pelaksanaan shalat Id, untuk bupati Hi. Parosil Mabsus dijadwalkan akan mengikuti shalat Ied di Pekon Padang Cahya Kecamatan Balikbukit, sementara wakil bupati Mad Hasnurin dijadwalkan melaksanakan shalat Ied di Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau. 

“Usai shalat Ied seperti biasanya akan menggelar ramah tamah dan open house, yang tentunya pelaksanaan shalat Ied hingga acara silaturahmi menerapkan protokol kesehatan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir,” kata dia. 

Lebih lanjut dikatakan Syafarudin, untuk masyarakat Lambar yang akan melaksanakan shalat Ied dan prosesi penyembelihan hewan kurban juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana surat edaran yang telah diterbitkan pemerintah daerah bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

“Semoga ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita terhindar dari segala mara bahaya, salah satunya  covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait