83 KK di Pekon Gunungsugih Terima BLT-DD Dua Tahap

  • Whatsapp
foto edi/mlo

 Medialampung.co.id -Pemerintah Pekon Gunungsugih, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) untuk 83 kepala keluarga (KK) yang terdampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Kamis (14/5).

Proses penyaluran BLT-DD sebanyak dua tahap itu dihadiri Camat Balikbukit Drs Akmal Hakim, Kapolsek Balikbukit Iptu Samsul Bahri S.H, Bhabinsa, Bhabinkamtibnas, LHP, Aparat Pekon dan tokoh masyarakat di balai pekon setempat. 

Bacaan Lainnya



Peratin Gunungsugih, Muhamad efendi menerangkan bahwa besaran penyaluran BLT-DD dua tahap tersebut yaitu setiap kepala KK menerima sebesar Rp1. 200.000 untuk periode April dan Mei. Selanjutnya, periode juni akan disalurkan pencairan dana desa tahap II.

”Dalam penyaluran ini kami berpesan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan bantuan in sebaik baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jangan di gunakan untuk beli baju lebaran, atau membeli handphone android, karena bantuan ini bentuk pedulinya pemerintah kepada masyarakat ditengah lemahnya kondisi ekonomi saat ini,”terangnya

Ia menegaskan bahwa pada penerima BLT DD tersebut merupakan warga kurang mampu dan terdampak Covid-19, serta tidak termasuk sebagai menerima bantuan lainnya, baik dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun Bansos Kabupaten. Selanjutnya, ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dengan adanya program BLT –DD tersebut, masyarakat khususnya Warga pekon Gunung sugih merasa sangat terbantu.

“Tentunya program ini mendapat respon yang antusias dari warga terutama mereka yang berada di bawah garis ekonomi yang lemah, bahkan tidak sedikit mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan di tengah pandemi ini,”imbuhnya.

Sementara itu, Camat balikbukit, Akmal Hakim menyampaikan bahwa, Pekon Gunungsugih merupakan salah satu pekon yang telah melakukan penyaluran BLT DD.

“Saat ini proses penyaluran mulai dilakukan, kita berharap bantuan yang telah diterima oleh masyarakat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan kepada pemerintah pekon kami tegaskan tidak boleh ada pemotongan sepeserpun dengan alasan apapun,” tandasnya. (edi/mlo)



Pos terkait