850 Pelaku UMKM di Lambar Daftar Program BPUM 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Minat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  di Kabupaten Lambar yang mendaftarkan  program bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) cukup tinggi. Pasalnya, sejak Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) membuka pendaftaran dari Rabu (7/4) hingga Senin (19/4) tercatat 850 pelaku usaha yang telah mendaftar.

“Sampai hari ini sudah ada 850 pelaku usaha yang mendaftar program BPUM,” kata Sekretaris Diskoperindag Drs. Junaidi Jamsari, M.M mendampingi Kepala Diskoperindag Ir. Sugeng Raharjo, M.T, Senin (19/4)

Bacaan Lainnya


Menurut dia, dana BPUM merupakan bantuan pemerintah yang diberikan langsung ke rekening penerima BPUM dan atau penyalur BPUM dan tidak untuk dikembalikan ke negara.

“BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro yang belum pernah menerima dana BPUM atau telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya. Kalau sudah pernah mendapatkan bantuan tidak perlu lagi mendaftar karena datanya sudah ada di Kementerian Koperasi dan UKM, dan bagi yang belum pernah silahkan segera mendaftar  paling lambat Rabu (21/4),” ucapnya

Adapun syarat pendaftaran, lanjut Junaidi, yaitu warga Negara Indonesia, memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik, kartu keluarga, memiliki nomor induk berusaha (NIB) atau nomor Surat Keterangan Usaha (SHU) dari peratin/lurah, bidang usaha, serta nomor telepon seluler yang dapat dihubungi secara langsung dan atau melalui pesan singkat (SMS) atau Whatsapp. Serta bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI, Anggota Kepolisian, Pegawai BUMN atau Pegawai BUMD.

Lanjut dia, untuk pendaftaran melalui Diskoperindag, kemudian nanti datanya dikirimkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi  dan pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi menyampaikannya kepada Kementerian Koperasi dan UKM cq Deputi Bidang Usaha Mikro.

“Jadi nantinya yang melakukan verifikasi dan yang menentukan pelaku usaha mikro yang berhak menerima bantuan adalah Kementerian Koperasi dan UKM. Untuk jumlah bantuan kalau tahun lalu sebesar Rp2,4 juta namun untuk tahun ini jumlahnya hanya Rp1,2 juta,” kata dia.

Sekadar diketahui, dasar dibukanya pendaftaran program BPUM di Kabupaten Lambar sesuai dengan  Peraturan Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah RI No.2/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah No.6/2020 tentang pedoman umum penyaluran bantuan pemerintah bagi pelaku usaha mikro untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional serta penyelamatan ekonomi nasional pada masa pandemic Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), petunjuk pelaksanaan bantuan bagi pelaku usaha mikro No.03/2021, serta Surat Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah No.256/Dep/21/IV/2021 tanggal 6 April 2021 perihal penyaluran program BPUM 2021. (lus/mlo)




Pos terkait